Abdul Rahman, Ketua Umum DPP Garuda Merah Ajak Awak Media Bersikap Netral

Penulis -

Selasa, 14 Mei 2019 - 04:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Tanda Garuda Merah yang terpasang di dada sebelah kiri pendukung Paslon 02 merupakan organisasi masyarakat (ormas) yang bertugas di garis belakang pemenangan pasangan Prabowo – Sandi.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPP Garuda Merah, Abdul Rahman di acara silaturahmi dan buka bersama dengan awak media di sebuah restoran dibilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

“Kami (Garuda Merah) adalah ormas yang sudah dikukuhkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Bertugas dan bekerja di garis belakang pemenangan Paslon Presiden Prabowo dan Sandi,” terang Abdul Rahman dihadapan awak media.

Usai menjalankan tugasnya, Garuda Merah sengaja mengundang awak media untuk bersilaturahmi. Menurut Abdul Rahman, pihaknya belum sempat menunjukan diri karena kesibukan dalam mengawasi proses pemenangan.

Foto Beb – Tim Garuda Merah

“Kami memang tidak pernah bertemu dengan media, karena memang kami berada di garis belakang. Untuk itu sekarang inilah waktu yang tepat untuk memperkenalkan diri,” tambahnya lagi.

Dalam kesempatannya itu, Abdul Rahman mengajak rekan media untuk selalu memberikan informasi secara netral. Baik memberitakan Paslon 01 dan 02 dengan informasi akurat dan apa adanya.

“Garuda Merah ingin mengajak teman-teman media menyikapi pemberitaan dengan posisi netral. Jangan sampai terjadi seperti sekarang ini adanya perpecahan di tengah masyarakat karena keterlambatan informasi politik,” akunya.

Menyikapi kondisi masyarakat seperti ini, Garuda Merah menyatakan sikap agar pemerintah bisa jujur dan adil dalam penghitungan suara.

“Kami menemukan 73 ribu kesalahan yang terjadi selama penghitungan suara di KPU. Bukan karena kesalahan sistem, melainkan ada indikasi digerakkan oleh perintah yang motifnya belum diketahui,” sebutnya.

Abdul Rahman pun berharap Sistem informasi Penghitungan Suara (Situng) di KPU dihentikan terlebih dahulu. Alasanya yaitu agar bisa meredam perpecahan masyarakat dan menghindari aksi yang tidak diinginkan.

“Situng-nya dihentikan dulu, silahkan C1 ditampilkan. Supaya masyarakat bisa meredam, karena jika dalam situasi ini nggak bisa ngomong akhirnya malah jadi aksi,” tegasnya. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya
DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada
Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih
Legowo dalam Politik: Rusma Yul Anwar Ucapkan Selamat kepada Paslon HJ-RI Menangkan Pilkada
Hasil Quick Count BSPN PDIP Pasangan ASLI Calon Bupati Dharmasraya Meraih 69,02 Persen Suara
Calon Bupati RaNasta Menang Telak di TPS 2 Ranah Pesisir Selatan
Puluhan Ribu Massa Padati Kampanye Akbar Fadly Amran-Maigus Nasir di Pantai Purus

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:56 WIB

Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya

Senin, 13 Januari 2025 - 22:57 WIB

DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Selasa, 17 Desember 2024 - 15:33 WIB

Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada

Jumat, 6 Desember 2024 - 17:16 WIB

Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih

Kamis, 5 Desember 2024 - 19:22 WIB

Legowo dalam Politik: Rusma Yul Anwar Ucapkan Selamat kepada Paslon HJ-RI Menangkan Pilkada

Berita Terbaru

Opini

1 Juni dan Utopia yang Tidak Pernah Bermukim

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WIB