Survei Spektrum Politika, Ganjar dan Probowo Masih Teratas

Penulis -

Kamis, 4 November 2021 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih berada di posisi teratas untuk calon presiden pada 2024 mendatang. Sementara Prabowo Subianto berada dibawahnya dengan selisih hanya satu persen. Sedangkan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswadan masih membayangi dibawah mereka.

Hal itu dikatakan Direktur Data dan Riset, Spektrum Politika Institut Andri Rusta, Kamis (4/11).

Lembaga survei Spektrum Politika Institute telah melakukan survei tentang Dinamika Perubahan Persepsi dan Perilaku Memilih Masyarakat Pasca Pemilu 2019 di Indonesia beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dari hasil survei ada tiga calon presiden potensial yang bakal bersaing ketat pada Pilpres 2024 mendatang. Ketika ditanyakan siapa calon presiden yang ada dalam pikiran masyarakat (top of mind), preferensi politik masyarakat ada pada nama Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi Gubernur Jawa Tengah dengan angka elektabilitas mencapai angka 30,7 persen. Prabowo Subianto mendapatkan dukungan sebesar 29,7 persen. Selanjutnya elektabilitas kedua tokoh ini, dibayangi oleh Anies Baswedan dengan elektabilitas 22 persen. Sementara 17,6 persen responden masih belum menentukan pilihannya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dikatakan, dari sebaran dukungan, Ganjar unggul di tiga wilayah, namun memiliki jumlah pemilih yang sangat besar dan persentasenya juga besar, yakni Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur serta Bali dan Nusa Tenggara.

Sementara Prabowo, unggul di banyak wilayah dengan selisih yang cukup tipis, yakni Sumatera, DKI dan Banten, Jawa Barat, Kalimantan serta Sulawesi. Sedangkan Anies hanya unggul di Maluku dan Papua.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Menurut Andri Rusta, diperkirakan peta dukungan terhadap calon-calon presiden itu masih tetap bertahan dari Juli hingga Oktober tahun ini. “Bahkan kecenderungannya persentase masing-masing terus meningkat dibanding Juli lalu,” katanya.

Pada Juli lalu Ganjar Pranowo angka elektabilitas masih 16,9 persen, sementara, Prabowo Subianto mendapatkan dukungan sebesar 16,4 persen, sedangkan Anies Baswedan 10,2 persen. (mbb)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Amran: Laga Perubahan 2.0 Jadi Momentum Partai NasDem Sumbar “Naik Kelas”
Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya
DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada
Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih
Legowo dalam Politik: Rusma Yul Anwar Ucapkan Selamat kepada Paslon HJ-RI Menangkan Pilkada
Hasil Quick Count BSPN PDIP Pasangan ASLI Calon Bupati Dharmasraya Meraih 69,02 Persen Suara
Calon Bupati RaNasta Menang Telak di TPS 2 Ranah Pesisir Selatan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:22 WIB

Fadly Amran: Laga Perubahan 2.0 Jadi Momentum Partai NasDem Sumbar “Naik Kelas”

Kamis, 30 April 2026 - 13:56 WIB

Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya

Senin, 13 Januari 2025 - 22:57 WIB

DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Selasa, 17 Desember 2024 - 15:33 WIB

Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada

Jumat, 6 Desember 2024 - 17:16 WIB

Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB