Padang, prokabar – Cabang olahraga sepakbola di Olimpiade memang selalu menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi sejak pemain profesional diperbolehkan tampil di multi iven dunia empat tahunan itu.
Bintang-bintang sepakbola seperti Lionel Messi, Sergio Aguiro, Neymar, Andres Inietsta, Robert lewandowski, dan banyak lagi, pernah tampil di arena Olimpiade.
Olimpiade itu seperti ajang Piala Dunia untuk Timnas U-23. Ketika U-17 dan U-20 memiliki ajang Piala Dunia sendiri, Olimpiade jadi wadah untuk tim-tim U-23 terbaik dari seluruh dunia selama empat tahun sekali.
Di Olimpiade Tokyo 2020, akan ada beberapa bintang yang saling beradu kuat, entah itu para pemain U-23 ataupun senior karena diberikan kesempatan mengawal juniornya.
Siapa saja bintang yang akan tampil di Olimpiade 2020 mendatang?
Spanyol misalnya, setelah tidak diperkuat para pemain Real Madrid di Piala Eropa 2021, di Olimpiade nanti Marco Asensio jadi satu-satunya perwakilan skuad Madrid di Olimpiade.
Bukan cuma Asensio, ada nama-nama berkualitas lain yang akan memperkuat Spanyol di Olimpiade. Beberapa di antaranya bahkan mentas juga di Piala Eropa 2021, seperti Pedri, Unai Simon, Pau Torres, Mikel Oyarzabal, dan Dani Olmo.
Ada juga nama-nama beken lain macam Carlos Soler, Dani Ceballos, serta Jesus Vallejo, yang akan memperkuat Spanyol. Mereka layak masuk dalam negara peraih kandidat emas di Olimpiade 2020.
Namun, Spanyol akan sedikit menemui jalan terjal. Mereka akan satu grup dengan Argentina. Kendati tidak diperkuat oleh pemain-pemain yang mentas di Copa America 2021 kemarin, mereka tetap menyimpan potensi bahaya.
Di kubu Brasil, setelah Neymar memimpin timnasnya di Olimiade Rio de Janeiro empat tahun lalu, sekarang giliran Dani Alves yang akan memimpin skuad Brasil di Olimpiade 2020.
Alves akan dibantu beberapa pemain bertalenta lainnya, seperti Richarlison, Reinier Diego Carlos, hingga Gabriel Martinelli. Namun, Brasil akan sedikit kesulitan di fase grup.
Sebab, mereka akan menghadapi Pantai Gading dan Jerman. Pantai Gading diperkuat oleh duo pemain Manchester United, Eric Bailly dan Amad Diallo, plus gelandang andal AC Milan, Franck Kessie.
Sedangkan Jerman, selain bintang-bintang muda potensial macam Benjamin Henrichs, juga akan diperkuat Max Kruse, Nadiem Amiri, serta Maximilian Arnold. Grup yang ditempati Brasil ini bahkan disebut-sebut sebagai neraka di Olimpiade 2020.
Selain bintang-bintang dari negara unggulan, ada beberapa nama lain yang juga layak diperhitungkan di Olimpiade 2020. Dari Prancis, ada Andre-Pierre Gignac dan Florian Thauvin yang akan memimpin skuad muda Prancis.
Tuan rumah Jepang, akan mentas dengan bintang-bintang mudanya, macam Hiroki Sakai, Maya Yoshida, dan Wataru Endo. Jangan lupa, Jepang juga punya bintang-bintang muda yang main di Ertopa seperti Takefusa Kubo, Takehiro Tomiyasu, dan Ritsu Doan.
Tak kalah menarik, dunia akan kembali melihat Guillermo Ochoa, kiper Meksiko yang tampil luar biasa di Piuala Dunia 2014 lalu.
Dalam ajang apapun Meksiko tak pernah jadi unggulan teratas. Meksiko selalu dianggap sebagai kuda hitam. Meksiko kembali jadi kuda hitam di Olimpiade Tokyo. Salah satu pemain kunci Meksiko untuk menggebrak adalah kiper kenyang pengalaman Guillermo Ochoa yang sudah 36 tahun.
Jadi, memang ‘perang bintang” akan tersaji di cabang sepakbola di Olimpiade 2021. Olimpiade kedua sepanjang sejarah Negara Sakura itu, setelah Tokyo jadi tuan rumah tahun 1964.(*)
















