Pesisir Selatan, Prokabar – Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2019 meningkat dari tahun sebelumnya.
Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval dalam keterangannya, jumlah peristiwa kecelakaan pada 2019 tercatat sebanyak 350 kasus.
“Meningkat, dibandingkan tahun lalu, hanya 277 kasus kecelakaan, “ujarnya.
Namun, korban meninggal dunia terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2018. Pada 2018 terjadi 31 meninggal dunia. Untuk di 2019 terjadi peningkatan menjadi 40 orang yang meninggal dunia.
“Ini yang harus kita waspadai di daerah Pessel. Kita akan tegak lurus dan mengingatkan kepada masyarakat, membina disiplin masyarakat untuk berhati-hati dan menggunakan helm,” ujarnya pula.
Untuk luka berat pada 2018 hanya 11, tahun 2019 meningkat menjadi 26 atau meningkat 15 orang. Luka ringan pada 2018 hanya 574, dan tahun ini meningkat menjadi 579.
“Peningkatan luka ringan hanya 5 orang,” ucapnya.
Kemudian kerugian materil terjadi penurunan. Kerugian materil pada 2018 Rp. 878.500, dan di tahun ini Rp 662.400.
“Terjadi penurunan kerugian materilnya sekitar Rp 216.100,” ujarnya. Sedangkan pelanggaran di 2019 terjadi penurunan pelanggaran.
“Artinya nanti kita akan tingkatkan lagi razia-razia dilapangan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan baik disebabkan oleh orangnya, maupun oleh kendaraannya,” ungkapnya.
Untuk 2018 laporan yang terjadi pelanggaran berjumlah 4.516. Dan di 2019 menjadi 3.789. Terjadi penurunan sekitar 727 pelanggar.
Selanjutnya, jumlah denda tilang pada tahun 2018 Rp411.112, sedangkan untuk 2019 turun hanya Rp146.000.(min)
















