Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Penulis -

Jumat, 17 November 2023 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istomewa ; Pawai Obor di Tridaya Festival Rayakan Hari Sumpah Pemuda

Foto Istomewa ; Pawai Obor di Tridaya Festival Rayakan Hari Sumpah Pemuda

Jakarta, Prokabar – Ada yang tak biasa di perayaan Hari Sumpah Pemuda yang dilakukan 20 Desa di kawasan Borobudur. Acara Tridaya Festival diselenggarakan seluruh pemuda yang diprakarsai Manajemen MahaJava Aksata.

Sesuai tema, Tridaya diambil dari filosofi Jawa yang mempunyai tiga unsur yaitu, cipta, karsa dan rasa.

“Apa yang kami lakukan adalah hasil dari cipta, karsa, dan rasa yang sudah ada sejak dulu. Contohnya adalah macapatan, ritual kendi, arak-arakan tumpeng nasi kuning dan tumpeng buah, juga ada tarian,” jelas Aris, Ketua Panitia Tridaya Festival melalui siaran persnya.

Foto Istimewa : Salah satu kegiatan di Tridaya Festival

“Semuanya kita kemas dalam acara budaya yang mempunyai nilai-nilai luhur untuk kerukunan bagi 20 desa kawasan Borobudur. Pemuda adalah simbol generasi penerus yang mempunyai kewajiban untuk melestarikan nilai-nilai luhur dari budaya kita sendiri, agar bangsa ini tidak kehilangan jati diri,” tutur Aris menambahkan.

Acara yang di hadiri oleh 20 kepala desa kawasan Borobudur, Camat Borobudur, dan lebih dari 850 masyarakat setempat berjalan hikmat dan lancar.

“Acara-acara seperti inilah yang seharusnya terus dan tetap diadakan, mempersatukan kerukunan dalam benyuk acara budaya. Saya mengapresiasikan hasil karya ini bagi pemuda dari 20 desa kawasan Borobudur yang diwadahi oleh Yayasan Putro Ngudi Utomo Martowiyono, harapan saya kegiatan-kegiatan seperti ini dapat membawa kemajuan positif bagi kawasan Borobudur,” pungkas Subiyanta selaku Camat Borobudur. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Arus Sungai Meluap Hingga Banjir, BPBD Pasaman Kerahkan Alat Berat

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru