Trending | News | Daerah | Covid-19

Pilkada

Bawaslu Agam Ajak Semua Pihak Ikut Memaksimalkan Pencegahan dan Pengawasan Pilkada 2020

Dibaca : 248

Lubuk Basung, Prokabar — Bawaslu Agam melakukan ekspos update Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 dalam masa pandemi Covid-19, di Kantor Bawaslu Agam, Lubuk Basung, Jumat (10/7).

Bertujuan mengidentifikasi dan memetakan potensi kerawanan sebagai strategi pencegahan dan pengawasan penyelenggaraan Pilkada di masa Pandemi Covid-19 secara maksimal dengan melibatkan semua pemangku kepentingan.

“Pembuatan IKP Pilkada 2020 ini masih mengutamakan metodologi dan analisis menyempurnakan IKP awal tahun 2020. Berdasarkan data pengalaman hasil penyelenggaraan pemilu 2019. Dan berdasarkan penelitian Bawaslu per 23 Juni 2020, pandemi Covid-19 ini menyebabkan kerawanan Pilkada 2020 meningkat,” ungkap Elvis, Ketua Bawaslu Agam saat siaran pers di pertemuan bersama komponen Forkopimda dan Awak Media Kabupaten Agam, Jumat (10/7).

Pada Kesempatan itu, pertemuan dihadiri Ketua Bawaslu Agam beserta seluruh

Pemutakhiran IKP dibuat melalui Bawaslu RI berdasarkan empat pemetaan dimensi. Pertama melalui dimensi Konteks Sosial dengan mengukur aspek gangguan keamanan seperti bencana alam, bencana sosial serta aspek kekerasan atau intimidasi pada penyelenggara.

“Konteks kedua pada dimensi Konteks Politik. Dalam hal ini diukur keberpihakan penyelenggara pemilu, rekruitmen penyelenggaraan yang bermasalah, ketidaknetralan ASN dan penyalahgunaan anggaran,” terangnya.

Dimensi ke tiga Konteks Dukungan Infrastruktur Daerah dalam situasi pandemi Covid -19. “Pada dimensi ini Bawaslu mengukur dua aspek, yaitu dukungan teknologi informasi di daerah dan sistem informasi yang dimiliki penyelenggaran pemilu. Sedangkan dimensi ke empat, dimensi Konteks rawan pandemi Covid-19 dengan aspek yang diukur anggaran Pilkada terkait Covid-19, data terkait Covid-19, dukungan pemerintah daerah, resistensi masyarakat terhadap penyelenggaraan Pilkada. Serta hambatan pengawasan pemilu akibat wabah Covid-19,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top