Wujudkan Milenial Religius, Ini yang Dilakukan MTs Muhammadiyah Surantih

Penulis -

Minggu, 10 November 2019 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Upaya mewujudkan generasi milenial religius terus menggeliat di Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, seperti yang diadakan oleh Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Surantih sejak Selasa (5/11).

Kepala MTs Muhammadiyah Surantih, Ajis mengatakan, tantangan generasi milenial dalam menghadapi masa depan sangat berat. Untuk itu, usaha pencerahan menuju kehidupan beragama diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Maka sangat perlu melakukan kegiatan penunjang, salah satunya Pekan Maulud ini, “kata Ajis di sela perhelatan yang berlangsung hampir seminggu itu.

Menurutnya, menciptakan generasi berprestasi, berprestise dan religius merupakan tantangan bagi semua umat. Sekolah agama mengambil andil besar selain lingkungan keluarga.

Selanjutnya, sekolah mesti sukses memberikan pencerahan keagamaan dalam membangun semangat belajar anak-anak nagari menuju kehidupan religi berprestasi.

Menurutnya, pekan Maulud dapat menjadi wadah adu prestasi bagi peserta didik tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sutera. Prestasi yang diperoleh biasanya melahirkan paradigma keislaman kuat sejak dini.

Sisi lain ungkap Ajis, perlombaan dan prestasi dapat menunjang semaraknya suasana Maulud Nabi SAW 12 Rabiul Awal1441 H.

“Ini sejalan dengan tema yang diusung panitia pada Pekan Maulud ke-13 ini, yakni Mewujudkan Generasi Milenial yang Religius,” jelas Kepala Sekolah.

Dia berharap, ke depan akan lahir generasi beragama dan berakhlak mulia di Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya Kecamatan Sutera.

Ketua Panitia Pekan Maulud ke-13 MTs Muhammadiyah Surantih, Khamsi Hasan mengatakan, perlombaan yang diadakan, yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) putra putri tingkat SD/MI se Kecamatan Sutera. Kemudian, pidato da’i cilik (Pidacil), asmaul husna, kasidah rabana, tahfiz, takraw dan tenis meja.

“Peserta terdiri dari 30 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah,” ujarnya Khamsi Hasan.

Menurutnya, peserta merupakan anak pilihan dari masing-masing. Hal itu dibuktikan dengan penampilan ketika lomba. Khamsi Hasan bahkan terkejut dengan potensi peserta. Bila terpelihara dan terbina dirinya sangat yakin akan muncul milenial berilmu agama di tengah-tengah masyarakat.

“Semoga agenda tahunan ini tetap eksis ke depannya,” harapnya. Langkah selanjutnya, tinggal peran serta semua pihak, lembaga pendidikan, keluarga dan masyarakat untuk melakukan pembinaan. Jangan sebatas perlombaan, peserta diharapkan mampu mengaplikasikan diri di tengah masyarakat, tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB