Prokabar.com – Rektor UIN Bukittinggi, Silfia Hanani, siap mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta yang digagas Menteri Agama Nasharuddin Umar.
Kurikulum Berbasis Cinnta ini baru saja diluncurkan pada Kamis (24/7) di Makassar.
Silfia Hanani menilai kurikulum ini sebagai langkah strategis dalam menciptakan pendidikan agama yang lebih humanis dan berorientasi kasih sayang.
“Tujuannya jelas, bagaimana pendidikan agama mengarah kepada nilai-nilai kemanusiaan dan cinta kasih, bukan sekadar aturan formal,” kata Silfia kepada Prokabar.com.
Silfia Hanai setuju nilai kasih sayang, toleransi, dan saling menghargai harus ada sejak dini.
Pendidikan agama juga tidak boleh menjadi sumber konflik, tetapi harus menjadi media perdamaian dan harmoni sosial.
UIN Bukittinggi siap menjadi salah satu kampus yang mengimplementasikan kurikulum ini dalam pengembangan karakter mahasiswa.
“Pendidikan berbasis cinta akan menjadi kekuatan utama UIN Bukittinggi dalam melahirkan generasii moderat dan berakhlak mulia,” harap Silfia.
















