Wah, Armada Mudik di Sumbar Masih Ada Belum Laik Jalan

Penulis -

Sabtu, 2 Juni 2018 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sebanyak 30 persen dari total armada angkutan darat di Sumatera Barat (Sumbar) belum dinyatakan layak jalan untuk mengangkut pemudik pada Lebaran 1439 hijriah, kata Kepala Dinas Perhubungan provinsi setempat Amran.
“Untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pemudik kami sudah melakukan uji kelayakan, dan hasilnya 30 persen angkutan belum layak, namun kami sudah berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumbar,” katanya di Padang, Sabtu.
Menurutnya Dishub bekerja sama dengan Ditlantas Polda Sumbar sudah melakukan uji petik kelayakan kendaraan mudik di empat titik di Sumatra Barat, hasilnya hanya 60-70 persen kendaraan yang berstatus layak jalan.
Uji petik mencakup angkutan yang arah Solok, Bukittinggi, dan Pariaman. Rata-rata dari 60 unit hanya 40 yang lulus uji, sisanya harus lakukan uji ulang,” jelas dia.
Dishub Sumbar, lanjut Amran, sudah menyurati Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumbar untuk memastikan seluruh angkutan mudik layak jalan.
Pihaknya mencatat, tersedia 1,6 juta kursi untuk angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) selama H-7 hingga H+7 Lebaran.
Sementara untuk angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), tahun ini disediakan 666 kendaraan dengan jumlah kursi 40 per angkutan.
“Intinya kami minta Organda dan kawan-kawan di daerah untuk mengoperasikan kendaraan layak jalan,” ujar Amran.
Selain itu untuk angkutan kereta api, PT KAI menyediakan kapasitas hingga 1,1 juta penumpang untuk 10 hari periode mudik Lebaran. Namun berdasarkan pengalaman tahun lalu, hanya sekitar 700 ribu-an kursi yang terisi.
“Angkutan kereta api menjadi favorit justru pada periode pascalebaran untuk mengangkut masyarakat yang ingin berlibur,” kata dia.
Selain itu Dishub Sumbar mencatat, terdapat 75 penerbangan tambahan untuk periode Lebaran nanti. Totalnya, ada 580 penerbangan dengan rute Bandara Internasional Minangkabau selama H-8 hingga H+8 Lebaran.
“Hal yang sama juga untuk angkutan udara, kapasitas disediakan melebihi permintaan,” tambahnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera
Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda
Tanah Haram Kami Rindu (3)
Tanah Haram Kami Rindu (2)
Tanah Haram Kami Rindu (1)
Deddy Mizwar Beri Pesan Moral Mendalam Lewat Sinetron “Lorong Waktu”
Cut Syifa Antusias Perankan Tokoh Utama di Sinetron Terbaru SCTV “Cinta Di Ujung Sajadah”
Main FTV Ramadan SCTV, Eza Gionino Alami Perjalanan Spiritual
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 19 Maret 2025 - 00:18 WIB

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera

Sabtu, 15 Maret 2025 - 23:44 WIB

Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:04 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (3)

Selasa, 11 Maret 2025 - 06:17 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (2)

Senin, 10 Maret 2025 - 15:06 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (1)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB