Pendidikan

Unand Kukuhkan 3 Guru Besar FMIPA

Padanh, Prokabar — Universitas Andalas kembali mengukuhkan tiga Guru Besar baru pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) yang berlangsung di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang pada Selasa (24/9).

Dilansir dari halaman Unand.ac.id, Ketiga guru besar tersebut yakni Prof. Dr. Erizal Mukhtar, MSc sebagai Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Ekologi, Prof. Dr. Yetria Rilda, MS sebagai Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Kimia Anorganik dan Prof. Dr. Syafrizal Sy sebagai Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Matematika.

Dalam pengukuhan guru besar ini Prof. Dr. Erizal Mukhtar, MSc menyampaikan orasi ilmiah mengenai studi ekologi pada plot permanen sebagai upaya mitigasi terhadap perubahan iklim di hutan tropic sedangkan Prof. Dr. Yetria Rilda, MS menyampaikan orasi ilmiahnya tentang kontribusi nanoteknologi dalam modifikasi fungsi senyawa oksida logam sebagai antiseptic ramah lingkungan.

Kemudian Prof. Dr. Syafrizal Sy menyampaikan orasi ilmiahnya mengenai kontribusi dalam teori graf dan peluang karier matematikawan.

Pemasangan kalung tanda kehormatan Profesor di pasangkan langsung oleh Ketua Majelis Guru Besar Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS didampingi Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA serta Dekan FMIPA Prof. Dr. Masyurdin, MS.

Ketua Majelis Guru Besar Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS mengatakan untuk tahun ini samapi September Universitas Andalas  telah mengukuh 13 guru besar tetap dan bulan Oktober akan ada dua guru besar lagi yang dikukuhkan, kemudian di bulan November tiga guru besar lagi yang akan dikukuhkan.

Ia berharap dengan dikukuhkan tiga guru besar ini akan menambah  temuan dan gagasan yang dapat memperkayah khasanah ilmu pengetahuan dalam arti luas dapat memberikan pecerahan kepada masyarakat serta meningkatkan kiprahnya dalam pembangunan di negara tercinta untuk kepentingan kemanusiaan.

“Untuk diketahui berdasarkan rasio dosen dan guru besar di Universitas Andalas, saat ini Universitas Andalas menempati urutan keenam di indonesia,” ujarnya.

Dikatakannya ada Sembilan orang calon guru besar yang dalam proses penerbitan SK, disamping itu juga ada lima orang telah lulus dari tim penilaian jabatan akademik Universitas Andalas dan telah mendapat persetujuan dari senat akademik serta guru besar.

“Seandainya ditahun ini semua berhasil keluar SK nya,  maka diakhir tahun ini Universitas Andalas akan memiliki 161 guru besar,” terangnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Tafdil Husni, pengukuhan tiga guru besar yang dilaksanakan hari ini secara sekaligus dari fakultas yang sama mudah-mudahan dengan pengukuhan ini dapat mendorong dan memberikan motivasi bagi dosen lain terutama yang telah Doctor (S3) untuk secepatnya mempunyai jabatan guru besar.

Menurutnya pengukuhan ketiga guru besar dengan orasi ilmiah yang sangat relevan dan berguna dalam meningkatkan kualitas kehidupan saat ini.

Menjadi guru besar bukanlah akhir pencapaian seorang dosen tetapi justru menjadikan gelar ini sebagai spirit yang senantiasa membangkitkan inspirasi baru, inovasi guna melahirkan karya-karya yang lebih brilliant dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ia berharap hasil penelitian tidak hanya berakhir pada publish artikel di jurnal internsional atau berakhir dalam bentuk hak paten/HAKI tetapi diteruskan menjadi produk yang bisa dihilirisasi dengan dunia industri sehingga menjadi hal yang sangat berguna bagi bangsa dan negara. (rel/hdp)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top