Padang, Prokabar — Universitas Andalas kembali mengukuhkan dua Guru Besar tetap dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dan Fakultas Ekonomi (Fekon).
Pengukuhan ini berlangsung di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang pada Senin (7/10) yang dihadiri oleh Guru Besar tamu dari Universitas Islam Sumatera Utara Prof. Djohar Arifin Husin, PhD
Kedua Guru Besar tersebut yakni Prof. Dr. Herwandi, M. Hum sebagai Guru Besar tetap dalam bidang ilmu arkeologi sedangkan Prof. Dr. Fashbir Noor Sidin, MSP sebagai Guru Besar tetap dalam bidang ilmu ekonomi perkotaan.
Pemasangan kalung tanda kehormatan dipasangkan langsung oleh Ketua Majelis Guru Besar (MGB) Universitas Andalas Prof. Dr. Fauzan Azima, MS didampingi oleh Wakil Rektor II Prof. Dr. Syafrizal, Sy dan Sekretaris MGB Prof. Dr. Erizal Mukhtar, MS, Dekan Fekon (Dr. Harif Amali Riva’i) serta Dekan FIB (Dr. Hasanuddin, MSi).
Dalam pengukuhan ini Prof. Dr. Herwandi, M. Hum menyampaikan orasi ilmiah terkait dengan Arkeologi Seni: Pola Hias dari Artefak seni ke motif batik kreatif di Sumatera Barat.
Lalu, Prof. Dr. Fashbir Noor Sidin, MSP menyampaikan orasi ilmiahnya tentang Penyediaan dan Pembiayaan Rumah untuk Kesejahteraan Sosial di Indonesia.
Prof. Dr. Fauzan Azima, MS mengatakan pengukuhan hari ini adalah pengukuhan yang keenam yang dilakukan pada tahun 2019 dengan total 15 orang guru besar dari berbagai disiplin ilmu.
“Sebelum tahun 2020 Universitas Andalas berencana akan mengukuhkan empat orang Guru Besar lagi sehingga total Guru Besar yang dikukuhkan ditahun ini sebanyak 19 orang,” unggkapnya dilansir Prokabar dari Unand.ac.id
Disampaikannya untuk tahun 2020 Universitas Andalas kemungkinan besar lebih banyak lagi Guru Besar karena pada saat ini sudah ada yang mendaftar sebanyak 18 orang Guru Besar yang akan dikukuhkan.
“Saat ini berdasarkan rasio Guru Besar dan dosen Universitas Andalas menduduki peringkat keenam dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia,” ujarnya.
Kondisi ini belum termasuk empat orang Guru Besar yang baru saja menerima SK Guru Besarnya dalam minggu kemarin, hingga sekarang Guru Besar Universitas Andalas berjumlah 153 orang,
“Delapan orang lagi sedang diproses di Kemenristekdikti sehingga ditahun ini Universitas Andalas memiliki 161 Guru Besar,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Andalas Prof. Dr. Syafrizal, Sy mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Herwandi, M. Hum dan Prof. Dr. Fashbir Noor Sidin, MSP yang telah dikukuhkan.
Disampaikannya menjadi Guru Besar bukanlah akhir pencapaian karir seorang dosen tetapi menjadikan gelar pengukuhan ini sebagai spirit yang senantiasa membangkitkan inspirasi baru guna melahirkan karya-karya yang brilliant dan bermanfaat untuk khalayak umum.
Ia meminta kepada Lector Kepala untuk secepatnya mengusulkan menjadi Guru Besar karena di Universitas Andalas sendiri sudah ada skim-skim riset diantaranya riset Guru Besar dan riset percepatan Guru Besar serta riset dari PNBP dari masing-masing fakultas. (*/hdp)
















