Sungai Batang, Prokabar.com – Korban tenggelam beraktifitas dengan menyelam dan menembak ikan dalam Danau Maninjau meninggal setelah lima hari pencarian tim gabungan, Selasa pagi (16/9). Korban bernama lengkap Dodi Prinando (45), tenggelam antara 50 meter keramba milik warga, lokasi awal titik korban hilang.
Kabid KL BPBD Agam, Ichwan Wahyudi mengatakan, pihaknya bersama Tim Basarnas Padang, Jajaran Kepolisian, TNI dan Relawan telah melakukan lima hari pencarian korban. Berbagai upaya dengan peralatan lengkap dikerahkan hingga membuahkan hasil.
“Jasad korban langsung kita evakuasi ke puskesmas Maninjau dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak Puskesmas. Selanjutnya kita serahkan ke pihak keluarga ke Linggai, Nagari Duo Koto,” ungkapnya.
Korban merupakan warga asal Linggai, Nagari Duo Koto. Baru saja pindah dari Jorong Tanjung Sani ke Jorong Nagari, dikenagarian Sungai Batang. Dodi Prinando alias Codoik memiliki seorang istri dan empat orang anak.
Korban memang sudah terkenal seorang pencari ikan dengan menyelam dan menembak. Namun naas, Dodi mengalami kejadian yang tidak diharapkan.
Kejadian berawal pada pukul 22.00 WIB hari Kamis (11/9/2025), ia bersama temannya Awalunddin (45) menembak ikan hingga pukul 24.00. Kemudian mereka istirahat hingga pukul 02.30 WIB dan dilanjutkan sekitar pukul 03.00 WIB, Jum’at dinihari (12/9).
Dodi dan sahabatnya berpisah, dengan menggunakan perahu ke arah keramba. Sedangkan Awaluddin hanya sekitar tepian danau melakukan aktifitas menembak ikan.
Sekitar pukul 06.00 WIB, korban tidak lagi terlihat dan hanya meninggalkan perahu beserta peralatan lengkapnya. Setelah mencari-cari ke sekitar lokasi, Lorna tidak juga bertemu. Warga setempat pun melaporkan kejadian ke pihak Terkait hingga Tim Gabungan melakukan pencarian.
“Setelah bertemunya korban tenggelam, secara resmi operasi pencarian dan pertolongan kita tutup dan selesai Pukul 08.30,” tutup Ichwan. (rud)
















