Tiada UN, Nilai Lima Semester Acuan Lulus SD dan SMP di Padang

Penulis -

Jumat, 17 April 2020 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi menjelaskan untuk acuan lulus siswa SD dan SMP di Padang diambil dari nilai lima semester terakhir. Hal iu terkait ditiadakannya ujian nasional (UN) akibat pendemi Covid-19 saat ini.

Hal itu dikatakan Kadisdik Padang saat dikunjungi Komisi IV DPRD Padang dipimpin Ketua Komisi Azwar Siry dan Koordinator Komisi Syafrial Kani yang juga Ketua DPRD Padang, Jumat (17/4).

Kadisdik menjelaskan acuan diambilnya nilai tersebut sebagai syarat lulus anak, karena pelaksanaan UN ditiadakan pada sekolah-sekolah akibat pandemi Corona Virus yang semakin meningkat. Apalagi mekanismenya dikeluarkan oleh pusat atau Mendikbud RI.

“Kita menjalankan apa yang telah diinstruksikan pusat saja,” ujarnya saat diskusi bersama Komisi IV DPRD Padang.

Ia mengatakan, nilai dari lima semester terakhir juga digunakan untuk masuk sekolah ke tingkat berikutnya seperti SD ke SMP dan SMP ke SMA.

“Saat ini, majelis guru yang ada di sekolah-sekolah akan mengumpulkan nilai-nilai tersebut,” ucapnya.

Komisi IV saat mengunjungi Kantor Dinas Pendidikan Kota Padang.

Untuk proses Home Learning atau belajar di rumah yang sedang berjalan, akan terus dilakukan hingga waktu yang kondusif aman. Selama bulan puasa, biasanya mereka ikut Pesantren Ramadan di masjid/mushalla masing-masing. Namun sekarang dialihkan ke rumah akibat pandemi Covid-19.

“Ya, Pesantren Ramadan tetap ada dan sama prosesnya dengan sistem pembelajaran yang dilaksanakan sekarang ini. Untuk mekanismenya tentu diatur Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang,” paparnya.

Lalu, terkait tugas Majelis Guru tetap seperti biasa yakni mengontrol tugas-tugas yang diberikan pada anak. Sementara kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan operator diminta datang ke sekolah secara bergantian. Tujuannya mengerjakan apa yang bisa diselesaikan dan mengirimkan laporannya ke Disdik.

“Selama bulan suci Ramadan Majelis Guru juga akan dilibatkan oleh Bagian Kesra dalam pelaksanaan Resantren Ramadan. Kepada wali murid diminta kerjasamanya dalam proses belajar di rumah. Kemudian, larang anaknya berkeliaran di luar,” sebutnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Padang, Mastilizal Aye meminta kepada Disdik untuk tak memperlambat proses pencairan gaji para guru terutama honorer dan operator. Apalagi saat pandemi Covid 19 ini.

“Berikan saja hak mereka jika sudah harus dihayarkan. Jangan ditunda-tunda,” ujar kader Gerindra ini.

Menyikapi itu, Habibul menjelaskan untuk gaji para guru honorer yang bulan Maret 2020, prosesnya telah sampai di BPKAD. Jika tak ada kendala dan kesalahan data guru, maka dua hari lagi masuk ke rekeningnya.

Sementara soal pembelajaran di rumah, kata Aye, Disdik diminta kurangi waktunya, agar tugas tak menumpuk dan anak tak stres nantinya.

“Jangan sampai orangtua terbebani oleh tugas yang diberikan,” katanya.

Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani meminta kepada Disdik mengajukan ke Wali Kota Padang untuk tak belajar melalui Android. Supaya ke depan moral anak tak rusak dan hal yang tak diinginkan tak terjadi.

“Demi masa depan anak, Wali Kota diminta tak terapkan belajar melalui Handhphone. Bagusnya melalui Televisi yang disambungkan ke rumah,” ujar Koordinator Komisi IV DPRD Padang ini.

Hadir dalam kunjungan Syafrial Kani, Azwar Siry, Muhidi, Zalmadi, Andi Wijaya Kusuma, Mukhlis, Wismar Pandjaitan, Faisal Nasir, Donal Ardi, Dewi Susanti, Mastilizal Aye dan Yuhilda Darwis.(mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB