Tanamkan Rasa Cinta Pada Ulama, Siswa MAN 1 Agam Berkunjung ke Museum RK Buya Hamka

Penulis -

Minggu, 15 September 2019 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 Agam mulai memprogram untuk rutin membawa siswanya ke Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka yang terletak di Tanah Sirah, Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Untuk tahap awal, sekolah yang terletak di Jorong Kubu Baru, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya tersebut membawa 30 orang siswa calon pengurus Osis periode 2019/2020.

“Pertama, kami dari MAN 1 Agam mengucapkan terimakasih kepada Pak Dasri selaku pemandu, yang telah menyambut dan memberikan pengetahuan sejarah Buya Hamka kepada anak-anak kami. Tujuannya, menanamkan rasa cinta kepada ulama, kepada tokoh bangsa bahkan tokoh nasional kita” ungkap Wakil Kepala MAN 1 Agam, Muhammad Rahyan kepada Prokabar.com saat membawa anak didiknya ke museum, Rabu (11/9) lalu.

Ia melanjutkan harapan yang pertama kepada generasi muda, di sekitar Tanjung Raya dapat kembali memotivasi diri, menjadikan ketokohan Buya Hamka menjadi motivasi kemajuan atau menata kehidupan di masa akan datang. “Kunjungan hari ini, sebagaian besar adalah pertama. Kita punya rencana menjadi agenda per tiga bulan rutin, nanti kita bagi siswa dan bekerja sama dengan guru mata pelajaran sejarah umum maupun mata pelajaran Islam,” tuturnya.

Sementara itu, Ustad Dasri, selaku pemandu Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka sangat senang atas kunjungan dari pelajar tersebut. “Kami sangat gembira guru-guru telah mulai membawa anak murid mereka ke Museum ini. Dengan kunjungan ini, anak-anak kita mengerti dengan perjuang-perjuangan orang-orang terdahulu. Karena kadang-kadang dalam sejarah hari ini tidak terbongkar dari paya yang telah dihasilkan oleh orang-orang terdahulu,” kata Ustad Dasri.

Dengan adanya Museum ini, dapat menceritakan, meriwayatkan dan menerangkan liku-liku hidup dan perjuangan orang yang dibesarkan tersebut. “Karena bukan Buya Hamka bukan dibesar-besarkan, melainkan karena memang besar karena jasanya, ilmunya, izahnya dalam kehidupan masyarakat luas. Dengan demikian kita berharap, semoga anak-anak kita yang berkunjung hari ini, dapat mengikuti jejak yang ditempuh oleh orang-orang terdahulu seperti Buya Hamka. Inilah kesan kami yang sangat gembira sekali, dengan anadanya minat sekolah dan anak-anak kita untuk kembali memperjuangkan ruh kehidupan yang dibawa oleh orang-orang terdahulu itu,” Pungkas Guru sekaligus Mubalik Sungai Batang tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB