Pendidikan

Tanamkan Rasa Cinta Pada Ulama, Siswa MAN 1 Agam Berkunjung ke Museum RK Buya Hamka

Agam, Prokabar — Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 Agam mulai memprogram untuk rutin membawa siswanya ke Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka yang terletak di Tanah Sirah, Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Untuk tahap awal, sekolah yang terletak di Jorong Kubu Baru, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya tersebut membawa 30 orang siswa calon pengurus Osis periode 2019/2020.

“Pertama, kami dari MAN 1 Agam mengucapkan terimakasih kepada Pak Dasri selaku pemandu, yang telah menyambut dan memberikan pengetahuan sejarah Buya Hamka kepada anak-anak kami. Tujuannya, menanamkan rasa cinta kepada ulama, kepada tokoh bangsa bahkan tokoh nasional kita” ungkap Wakil Kepala MAN 1 Agam, Muhammad Rahyan kepada Prokabar.com saat membawa anak didiknya ke museum, Rabu (11/9) lalu.

Ia melanjutkan harapan yang pertama kepada generasi muda, di sekitar Tanjung Raya dapat kembali memotivasi diri, menjadikan ketokohan Buya Hamka menjadi motivasi kemajuan atau menata kehidupan di masa akan datang. “Kunjungan hari ini, sebagaian besar adalah pertama. Kita punya rencana menjadi agenda per tiga bulan rutin, nanti kita bagi siswa dan bekerja sama dengan guru mata pelajaran sejarah umum maupun mata pelajaran Islam,” tuturnya.

Sementara itu, Ustad Dasri, selaku pemandu Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka sangat senang atas kunjungan dari pelajar tersebut. “Kami sangat gembira guru-guru telah mulai membawa anak murid mereka ke Museum ini. Dengan kunjungan ini, anak-anak kita mengerti dengan perjuang-perjuangan orang-orang terdahulu. Karena kadang-kadang dalam sejarah hari ini tidak terbongkar dari paya yang telah dihasilkan oleh orang-orang terdahulu,” kata Ustad Dasri.

Dengan adanya Museum ini, dapat menceritakan, meriwayatkan dan menerangkan liku-liku hidup dan perjuangan orang yang dibesarkan tersebut. “Karena bukan Buya Hamka bukan dibesar-besarkan, melainkan karena memang besar karena jasanya, ilmunya, izahnya dalam kehidupan masyarakat luas. Dengan demikian kita berharap, semoga anak-anak kita yang berkunjung hari ini, dapat mengikuti jejak yang ditempuh oleh orang-orang terdahulu seperti Buya Hamka. Inilah kesan kami yang sangat gembira sekali, dengan anadanya minat sekolah dan anak-anak kita untuk kembali memperjuangkan ruh kehidupan yang dibawa oleh orang-orang terdahulu itu,” Pungkas Guru sekaligus Mubalik Sungai Batang tersebut. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top