Sinergi Dua Seniman Ini, Bangkitkan Semangat Bangsa Indonesia

Penulis -

Selasa, 9 Juni 2020 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Gerakan Seribu untuk Indonesia (GSUI) mengundang dua seniman legendaris di bidang seni lukis dan musik. Mereka adalah pelukis Goes Noeg dan musisi Ote Abadi.

Keduanya bersinergi menunjukan maha karya mereka secara langsung dihadapan awak media. Tiga lagu ciptaan Ote berjudul
‘Damailah Damai’, ‘Selamatkan Indonesia’, dan ‘Putera Puteri Bangsa Besar’ dinyanyikan diiringi petikan gitar.

Ketiga lagu bernafaskan perdamaian dan persatuan bangsa ini divisualkan dalam bentuk lukisan. Goes Noeg mulai menggoreskan cat berwarna warni di atas kanvas.

“Sinergi ini adalah pengalaman pertama kami. Biasanya berkolaborasi dengan sesama musisi, sekarang justru dengan maestro lukis seperti Goes Noeg,” ujar Ote Abadi mengawali perbincangan.

Hal senada pun diakui Goes Noeg yang sama sekali belum ada gambaran apa yang hendak dilukiskan di atas kanvas. Setelah mendengar tiga karya lagu Ote, Goes Noeg pun mulai menggerakan kuas ke dalam cat.

“Ide sinergi ini begitu cepat, baru kemarin dapat kabar. Hari ini langsung lukis. Sinergi ini memang sudah jalan bagi kami jelang perayaan hari kemerdekaan Indonesia tercinta,” sambut Goes Noeg.

Selama kurang lebih dari 20 menit, lukisan Goes Noeg diiringi tiga lagu Ote Abadi selesai sudah. Keduanya tampak bersemangat ketika masing-masing menjelaskan arti dari karya mereka.

“Di tengah bumi ada Indonesia (gambar bendera di tengah bulatan biru).Ini ada beberapa lambang agama di dunia. Ada arah cahaya spektrum ke atas itu adalah semuanya bersandar dan bergantung kepada-Nya,” beber Goes Noeg.

“Ada lempeng emas, segala keagungan bertuju kepada-Nya. Ada tujuh goresan emas artinya kehidupan kita ada tujuh hari, kenapa merah putihnya ada warna warni karena tidak serta merta berwarna itu saja, diperkaya dengan warna suku, agama, bahasa dan sebagainya,” jelasnya menambahkan.

Begitu juga dengan penjelasan Ote Abadi yang mengisahkan ketiga karya lagunya. “Semua lagu ini tercipta ketika melihat adanya pergeseran persatuan dan kesatuan bangsa. Lagu ini untuk mengajak bangsa kembali bersatu, bergotong royong demi Indonesia tercinta,” seru Ote Abadi.

Melihat dua karya yang ditampilkan dua seniman kawakan ini, Harry ‘Koko’ Santoso (penasehat GSUI) menyampaikan rasa terimakasih.

“Terimakasih kepada maestro Goes Noeg dan musisi Ote Abadi yang menunjukan sinergi yang luar biasa ini. Jelang kemerdekaan, harapannya bangsa Indonesia kembali bersatu. Terlebih di masa pandemi covid-19 ini, kita harus saling bantu.
(beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB