Serba Serbi Seputar Haji 2019

Penulis -

Minggu, 15 September 2019 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeddah, Prokabar — Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M saat ini tengah berada difase akhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir akan pulang dari Madinah menuju Tanah Air pada 15 September 2019.

Staf Teknis Haji yang juga Konsul Haji pada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Endang Djumali menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan haji 1440H berjalan dengan lancar dan baik.

Total ada 229.613 jemaah haji Indonesia yang berangkat. Jumlah ini terdiri dari 212.732 jemaah haji reguler dan 16.881 jemaah haji khusus.

“Untuk jemaah haji reguler, diangkut oleh 529 kelompok terbang yang berangkat dari 13 embarkasi haji dan untuk jemaah haji khusus diberangkatkan oleh 270 PIHK,” ujar Endang Djumali dilansir dari MC Kemenag.

Sementara itu jumlah petugas haji yang turut membantu dalam penyelenggaraan tahun ini sebanyak 4.807 orang, “Terbagi dalam petugas yang menyertai jemaah sebanyak 2.645 petugas dan non kloter sebanyak 2.162 petugas,” lanjut Endang Djumali.

Selama penyelenggaraan ibadah haji, kata Endang Djumali, sejumlah layanan telah disiapkan dengan data sebagai berikut:

Ada dua maskapai penerbangan yang terlibat, yaitu: Garuda Indonesia yang membawa 284 kloter, dan Saudia Airlines dengan 245 kloter;

Layanan akomodasi berjumlah 289 hotel, terdiri dari 173 hotel di Makkah dan 116 di Madinah;

Layanan konsumsi disiapkan 53 perusahaan katering: 36 di Makkah, 11 di Madinah, dan 2 perusahaan di Jeddah;

Ada enam perusahaan bus yang melayani transportasi antar kota (Madinah-Makkah-Jeddah atau sebaliknya). Jumlah bus antar kota yang digunakan pada masa kedatangan dan kepulangan sebanyak 14.212 triop. Adapun keenam perusahaan tersebut adalah Rawahel, Rabitat Makkah, Al Maasa, Hafil, Abu Sarhad (dengan armada yang baru), dan Durrat al Munawwarah.

Dua perusahan bus melayani transportasi shalawat, yaitu: Saptco dan Rawahil. Bus shalawat yang beroperasi pada masa puncak berjumlah 415 bus;

Jemaah yang melakukan nafar awal sebanyak 122.726 jemaah (57%) dan nafar tsani sebanyak 92.676 jemaah (43%).

Jemaah yang melakukan tarwiyah sebanyak 15.096 orang;

Jumlah trip layanan transportasi yang digunakan Makkah–Arafah–Muzdalifah–Mina–Makkah sebanyak 16.426 trip.

Jumlah jemaah yang disafariwukufkan sebanyak 65 orang dengan 10 bus, sedang yang dibadalhajikan sebanyak 231 jemaah.

Endang menambahkan, dalam rangka melakukan perlindungan kepada jemaah haji yang sakit dan wafat, PPIH juga telah melakukan upaya pemulihan kesehatan di klinik sektor, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Rumah Sakit Arab Saudi, dengan data sebagai berikut:

a. Jemaah yang telah dirawat di klinik sektor sebanyak 717 orang;

b. Jemaah yang telah dirawat di KKHI sebanyak 1.636 orang;

c. Jemaah yang telah dirawat di RSAS sebanyak 1.091 orang.

d. Sampai dengan saat ini jumlah jemaah sakit yang masih dirawat di KKHI sebanyak 27 jemaah dan di RSAS sebanyak 100 jemaah.

e. Jumlah jemaah wafat sampai saat ini sebanyak 440 orang, terdiri dari 413 jemaah haji reguler dan 27 jemaah haji khusus.

Operasional haji akan berakhir setelah pemulangan jemaah kloter terakhir pada 15 September dan petugas haji pada 18 September. Selanjutnya, KUH membentuk tim pemulangan untuk jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi.

“Kita menunggu catatan medis dari rumah sakit. Jika rumah sakit menilai jemaah sudah bisa diterbangkan, kita akan koordinasi dengan maskapai untuk pemulangan,” ujar Endang.

“Jemaah tidak perlu khawatir. Selama masih dirawat, rumah sakit akan terus jamin pengobatan,” tandasnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang
Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!
Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall
Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran
New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur
Fakta Gempa Dahsyat Turki dan Suriah: Ribuan tewas, dan Sudah Diperingatkan Peneliti Belanda
Ini tragedi Kemanusiaan, Duka di Kanjuruhan adalah Duka Dunia
Banjir di Korea Selatan, Begini Nasib Para WNI

Berita Terkait

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:26 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:27 WIB

Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!

Sabtu, 19 April 2025 - 20:56 WIB

Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:43 WIB

Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran

Minggu, 12 Februari 2023 - 18:04 WIB

New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur

Berita Terbaru