Selama Ramadan, Umat Diminta Jaga Prokes

Penulis -

Selasa, 13 April 2021 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadan 1442H jatuh pada 13 April 2021. Ketetapan tersebut diutarakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai menggelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1442H/2021M, di Jakarta.

Ramadan kali ini adalah yang kedua bagi umat muslim Indonesia menjalani di tengah pandemi.

Karenanya, Menag mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan selama Ramadan.

“Ramadan tahun ini masih dalam situasi pandemi. Segala bentuk aktivitas ibadah selama Ramadan harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas),” ungkapnya dilansir dari laman Kemenag, Selasa (13/4).

Menag menuturkan, kedisiplinan adalah bentuk pengendalian nafsu sebagaimana yang diajarkan oleh spirit Ramadan.

“Kedisiplinan dalam penerapan prokes juga menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan juga masyarakat,” tutur Menag.

“Dengan keberkahan Ramadan, semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,”sambungnya.

Sebelumnya, Menag Yaqut telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 4 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442H/2021M. “Panduan ini tidak berlaku bagi mereka yang berada di Zona Oranye dan Zona Merah. Bagi mereka yang berada di zona itu, harap beribadah di rumah saja,” ujar Menag.

“Sedangkan bagi mereka yang berada di Zona Kuning dan Zona Hijau silakan melaksanakan ibadah tarawih di masjid atau musala tapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Menag juga menyampaikan, Ramadan adalah bulan istimewa. Mereka yang mencintai kebaikan, diseru untuk bergembira, memanfaatkan berjuta keistimewaan yang ada di dalamnya

“Sebaliknya, mereka yang masih suka berbuat kejahatan dan keburukan, diseru untuk berhenti dan introspeksi diri. Ramadan adalah kesempataan untuk menata diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tutur Menag.

Menag juga mengajak umat untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum pendidikan jiwa agar menjadi umat beragama yang memiliki tepo sliro atas berbagai perbedaan dan memuliakan sesama untuk Indonesia yang lebih baik.

“Marhaban Ya Ramadan. Selamat menunaikan ibadah puasa. Taqabbalallahu minna waminkum, shiyamana wa shiiyamakum. Semoga Allah menerima ibadah puasa, dan mengabulkan segala do’a kita,” ujar Menag. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera
Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda
Tanah Haram Kami Rindu (3)
Tanah Haram Kami Rindu (2)
Tanah Haram Kami Rindu (1)
Deddy Mizwar Beri Pesan Moral Mendalam Lewat Sinetron “Lorong Waktu”
Cut Syifa Antusias Perankan Tokoh Utama di Sinetron Terbaru SCTV “Cinta Di Ujung Sajadah”
Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete

Berita Terkait

Rabu, 19 Maret 2025 - 00:18 WIB

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera

Sabtu, 15 Maret 2025 - 23:44 WIB

Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:04 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (3)

Selasa, 11 Maret 2025 - 06:17 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (2)

Senin, 10 Maret 2025 - 15:06 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (1)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB