Sekolah di Kota Pariaman Mulai Tatap Muka, Diawali Dengan MPLS

Penulis -

Senin, 13 Juli 2020 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Hari ini 13 juli 2020 sejumlah Sekolah di Kota Pariaman mulai dari tingkat SD, SMP, MTsN, SMA, SMK dan MA mulai melaksanakan proses belajar dan mengajar tatap muka di sekolah masing-masing.

Sejak Senin pagi, seluruh siswa datang sekolah untuk melaksanakan upacara bendera dihari pertama masuk sekolah dan dilanjutkan dengan masa pengenalan lingkungan sekolah atau MPLS bagi siswa baru.

Sebelum masuk ke lingkungan sekolah, para murid dan siswa harus mengikuti protokol kesehatan covid 19 yakni menggunakan masker, diukur suhu tubuhnya dan mencuci tangan.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan bahwa dimulainya hari ini prosea PBM di seluruh sekolah Kota Pariaman, karena Kota Pariaman berada di Zona Hijau.

“Karena Kota Pariaman sudah berada di zona hijau, maka hari ini seluruh siswa mulai masuk sekolah. Kebijakan itu juga kita lalukan sesuai intruksi Gubernur Sumbar,” sebut Genius Umar saat melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah, Senin (13/7).

Seluruh sekolah yang melakukan tatap muka, sabung Genius Umar, diwajibkan menerapkan proktokol kesehataan dengan meyediakan tempat cuci tangan di lingkungan sekolah.

Selain itu untuk menerapkan physical distancing, proses belajar juga menggunakan sistem dua sift perminggu. Untuk shif A masuk satu minggu melaksanakan tatap muka dan satu minggu sistim Daring atau Luring. Begitupula sebaliknya dengan shif B satu minggu tatap muka dan satu minggu sistim Daring atau Luring.

Genius umar menegaskan, tidak ada satu sekolah pun di Pariaman yang melaksanakan Tatap muka tanpa menerapkan Protokol kesehatan.

“Jika ada sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan, kita akan hentikan proses tatap muka disekolah itu,” tegasnya.

Sementara, untuk sekolah tingkat PAUD dan TK di Kota Pariaman saat ini hanya mengunakan sistem Daring dengan didampingi orang tua atau guru yang datang kerumah.

Begitu juga pembelajaran di tingkat sd untuk murid kelas datu, dua dan tiga juga menggunakan sistem daring. Sedangkan untuk murid kelas 4 hingga kelas 6 SD tetap melaksanakan sekolah tatap muka di sekolah. (syh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB