Sawahlunto Akan Punya Dinas Kominfo

Penulis -

Rabu, 17 Maret 2021 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kota Sawahlunto tahun 2021 ini akan menjadi kota terakhir di Sumatera Barat (Sumbar) yang memiliki Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Walikota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan hal ini saat memberikan sambutan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Dinas Kominfo Kabupaten se-Sumbar, Rabu (17/3/).

Deri Asta mengatakan pihaknya saat ini sedang evaluasi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Sawahlunto.

Dia juga sudah beberapakali rapat dan kemungkinan di tahn 2021 ada dua OPD baru di Sawahlunto, yakni BPBD dan Diskominfo.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Baca Juga:

“Mau tidak mau, suka atau tidak, pada akhirnya kita harus ikut perkembangan teknologi.”

“Dinas Kominfo adalah perwujudannya. Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi kami untuk menjadikan Kota Sawahlunto menjadi smart city,” tutur Deri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Jasman Rizal menyampaikan rapat koordinas (rakor) untuk sinergitas program antara pemerintah provinsi dengan Kabupaten dan Kota.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Rapat ini membahas tentang urusan komunikasi, informatika, statistik sektoral dan persandian.

Ada yang berbeda dari rakor Diskominfo di tahun 2021.

Jika sebelumnya hanya ada Kadis Kominfo se-Sumbar, maka saat ini juga menghadirkan Bappeda dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar.

Baca Juga Millenialisme.com

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Jasman menjelaskan kehadiran Bappeda dan BPS dalam rangka singergitas data yang ada.

“Kelemahan kita sekarang di pendataan data antar dinas instansi yang berbeda-beda dan tidak valid.”

“Jadi melalui rakor ini kita berharap kedepannya tidak ada lagi data yang simpang siur.”

“Apalagi sekarang kita sedang membina nagari statistik, data berbasis nagari. Makanya kita butuh menghadirkan Bappeda dan BPS untuk koordinasi data,” pungkas Jasman.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB