Bandung, Prokabar – Hari semakin malam ketika Prokabar.com tiba di tempat nongkrong anak Bandung di daerah Dago atas, Sabtu (16/6).
Dinginnya malam ternyata tak menyurutkan anak muda menghabiskan malam di sana.
Di sebuah tempat ngopi (sebutan tempat makan dan minum) Kopi 372 jadi pilihan malam mingguan di bagian utaranya Kota Bandung. Tempat ini berada di Jalan Pakar Kulon, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat.


Sesampainya di sana, udara dingin begitu terasa. Namun tempat ini tak ada tempat yang tersisa. Mereka duduk santai diantara pepohonan pinus.
Kebanyakan dari pengunjung adalah kumpulan anak-anak muda. Di tempat dua kursi pun terisi beberapa pasang yang sedang memadu kasih. Romantisnya.


Meski di area outdoor tak terissa tempat satu pun, pemilik kedai kopi ini menyediakan ruang di dalam rumah. Tak kalah dengan area luar, cafe ini dibuat suasana seperti di rumah sendiri. Wajar bila pengunjung di sana betah dan lupa waktu.
Sebagai pengunjung yang baru cukup sulit mendapat tempat di sini. Beruntung sedikit menunggu, satu meja di area dalam baru ditinggalkan pelanggan.
Kesibukan pelayan mengantar pesanan terlihat hilir mudik.
Karena asyiknya bercengkrama dengan teman-teman, penghantar makanan agak kesulitan menemukan si pemesan.


Alhasil diantara pepohonan, si pelayan harus berteriak memanggil nama pemesan yang kebanyakan dengan nama-nama tak biasa.
“Atas nama Bukan Saya, halooow…Bukan Saya,” teriak pelayan yang celingukan mencari nama pemesan.
Baca Juga : Kutipan Kata-kata Romantis
Keisengan inilah yang membuat pelanggan lainnya tertawa dan ikut-ikutan menggunakan nama pemesan yang lebih jahil. Duh! Merepotkan ya. Tanpa ingin membuat bingung pelayan, Prokabar.com memesan dengan nama tak menyulitkan.


Tak ada kertas menu yang biasa dipilih, pelanggan langsung menuju kasir dan memilih menu makanan. Papan hitam bertuliskan kapur putih terpampang jelas di bagian atas. Mulai dari aneka kopi, mie instant berbagai rasa hingga makanan ringan khas Bandung tersedia di sana. Pastinya dengan harga miring dan terjangkau kantong anak muda.
Bertepatan dengan Hari Raya Lebaran, kedai kopi ini hanya melayani pelanggan hingga pukul 00.00 WIB.
Karena banyaknya pesanan yang over load, pesanan pun datang hampir satu jam lamanya. Tapi tak apa, sambil menikmati sejuk dan tenangnya malam, waktu pun tak terasa.


Bila TemanProkabar sedang berada di Bandung yang ingin menikmati nikmatnya malam, bergeraklah ke Dago atas. Ngopi diantara pohon pinus memang romantis. (beb)
















