Budaya

Ratusan Penggerak Teater Kampus Sesaki Pentas Seni Tanpa Jeda di UNP

Padang, Prokabar – Sekitar 500 orang penggerak teater kampus dari 20 perguruan tinggi Se-Indonesia hadir di Padang. Mereka dari pengurus organisasi teater kampus, sutradara, aktor, pemusik, penulis naskah dan kru artistik ini akan terlibat dalam kegiatan Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman) ke 16, di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Negeri Padang. Kegiatan berlangsung hingga 12 Agustus 2018 beragendakan pertunjukan teater, seminar dan workshop teater.

Ketua Panitia, Gustin dalam kata sambutannya pada pembukaan yang berlangsung Jum’at (4/8) malam mengatakan, Temu Teman kali ini bertujuan untuk menyatukan semangat para penggiat teater kampus Se-Indonesia. “Semangat ini diharapkan dapat mewujudkan pertunjukan yang membawa isu daerah masing-masing,” katanya.

Acara Temu Teman ini lanjut Gustin, tidak lepas dari visi dan misi menjalin hubungan kekeluargaan antar mahasiswa penggiat Seni Nusantara. “Jadi untuk kawan-kawan yang datang dari berbagai pelosok nusantara dengan berbagai keresahan diharapkan bisa membawa dampak positif dan perubahan pada daerahnya masing-masing. Terutama tentang isu yang dibawakan nantinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ketika ditemui usai pembukaan, Gustin memaparkan bahwa tema Temu Teman kali ini adalah Matrilini. “Budaya Matrilini adalah budaya kekerabatan khasnya di Minangkabau. Kami mencoba untuk mengangkat tema ini agar kawan-kawan penggerak teater se Nusantara lebih mengerti tentang bagaimana budaya matrilini tersebut. Hal ini juga nantinya akan tergambar pada pertunjukan randai yang menjadi salah satu agenda dalam kegiatan ini,” sebutnya.

Dengan tema seperti ini, diharapkan para peserta yang datang dari berbagai provinsi dan sekaligus merepresentasi berbagai suku bangsa juga turut membawa konten kebudayaan yang khas dari daerah masing-masing. Dengan begitu, kekuatan budaya nusantara yang kaya dengan keberagamannya akan tertunjukkan dengan maksimal di panggung teater Temu Teman.

Ia kembali menjelaskan, untuk lokasi 18 pertunjukan yang akan dihadirkan akan berpusat di komplek kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP. “Setiap pertunjukan akan terbuka untuk umum. Jadi kepada masyarakat yang akan menyaksikan silahkan datang. Pertunjukan akan digelar siang dan malam. Selain panggung pertunjukan utama, juga akan digelar berbagai pertunjukan apresiasi seperti pentas musik, puisi dan lain sebagainya. Jadi, Insya Allah tidak akan ada waktu lowong. Jadwal cukup padat, sehingga masyarakat yang datang, dipastikan dapat menyaksikan peristiwa kesenian yang nyaris tanpa jeda,” tuturnya. Selain Unit Kegiatan Seni (UKKES) UNP, kegiatan ini juga disokong penuh oleh berbagai komunitas teater kampus lain di Sumatera Barat, seperti Rumah Teduh dari Unand.

Abril, salah seorang panitia lainnya mengatakan, Temu Teman adalah kegiatan yang punya peran penting dalam pergerakan teater mahasiswa di Indonesia. “Alhamdulillah antusias kawan-kawan teater kampus sampai saat ini masih sangat baik terhadap kegiatan ini. Tamu yang terdaftar di panitia ada sekitar 250 orang. Tapi seperti penyelenggaraan yang sudah-sudah, jumlah mereka yang datang mencapai 2 kali lipat dari yang terdaftar di meja panitia,” sebutnya.

Selain pertunjukan, panitia juga menggelar seminar dengan pemateri Puji Astuti dan Musha Dahrizal Katik Rajo Mangkuto (Mak Katik). Serta Workshop Keaktoran dengan pemateri Edy Susini dari ISI Padang Panjang, Workshop Dramaturgi dengan pemateri Pandu Birowo, dan workshop Randai (teater tradisi) dengan pemateri Zulkifli dan Hendri Yusuf. “Peserta Temu Teman ke 16 ini diikuti 17 Universitas Se-Indonesia dan 21 Tim Teater. Sehingga pentas seni berlangsung sampai 12 Agustus mendatang hampir tanpa jeda seni pertunjukan,” tutup Abril. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top