Nasional

Raih Anugerah Kritikus Terbaik 2019, Hardo Sukoyo Sampaikan Pesan Ini

Foto Beb - Daniel Damanik, pemenang kategori Resensi Perfilman

Jakarta, Prokabar — Malam ini Pusbang Film Kemendikbud mengumumkan peraih Anugerah Kritikus Terbaik 2019, Rabu (4/12).

Bertempat di Auditorium TVRI, acara ini dihadiri pejabat di lingkungan Kemendikbud, Dewan Juri, Lola Amaria (artis dan sutradara), awak media serta pelajar dari nominasi resensi dan artikel film.

Jelang pembacaan nominasi, Wina Armada Sukardi (Ketua Pokja Wartawan Film dan Ketua PPFI) menjelaskan bahwa tahun ini jumlah naskah yang masuk meningkat.

“Relatif menggembirakan karena banyak naskah yang masuk dan semuanya sangat bangus. Dibanding tahun sebelumnya dirasa kurang peminat,” ujar Wina dalam sambutannya.

Foto Beb - Hardo Sukoyo, peraih anugerah Kritikus Terbaik 2019

Foto Beb – Hardo Sukoyo, peraih anugerah Kritikus Terbaik 2019

Mewakili Dewan Juri yang hadir, Wina menjelaskan penilaian dari naskah yang masuk tidak diketahui siapa identitas si pembuat karya.

“Artinya saat penilaian dewan juri tidak tahu milik siapa. Jadi semua transparan, dinilai tanpa mengetahui si pembuat karya,” tambahnya lagi.

Dewan juri yang terdiri dari Remy Sylado, Lola Amaria, Nurman Hakim, Maman Wijaya dan Wina Armada Sukardi memilih lima nominasi.

Mereka adalah Isma Savitri (Diponegoro dalam Senyap); Ade Irwansyah (Ada Apa dengan Ahok dan Harun); Hardo Sukoyo (Menguak Tabir Cinta Terlarang – Film : Ave Mariam); R.M Risang Suryo Hapsoro (Film Bumi Manusia yang Mengecewakan – Riviu Mendalam Tujuh Divisi Produksi) dan M Aditya Pratama (Keluarga Cemara 2019: Rasa Duka dan Transformasi yang Menyelimuti).

Foto Beb - Dwiki Aprilnaldi pemenang kategori Resensi Perfilman

Foto Beb – Dwiki Aprilnaldi pemenang kategori Resensi Perfilman

Lola Amaria dan Wina saat membacakan lima nominasi menyebut kritikus senior Hardo Sukoyo keluar sebagai pemenangnya.

“Kritikus milenial sudah banyak. Semoga ini jadi inspirasi mereka. Jangan yang tua terus, turun gunung. Giliran kalian (milenial) lah yang harus melebihi kami,” pesan Hardo yang kini berusia 72 tahun.

Selain Hardo, dua pemenang lainnya kategori resensi film diraih Daniel Damanik (Film : Bali Beats of Paradise – Bukan Film tentang Bali?) dan artikel film dimenangkan Dwiki Aprilnaldi (Sesudah Angan-angan Nasionalis, Kemudian Apa?).

Sebagai informasi, dewan juri Resensi Perfilman terdiri dari: Niniek L Karim, Yan Widjaya, Dimas Supriyanto, Shandy Gasella dan Dewi Puspa.

Sedangkan dewan juri Artikel Perfilman terdiri dari: Bre Redana, Masmimar Mangiang, Firman Bintang, Arifin dan Benny Benke. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top