Pulang Kampung, Alya Guru Mengaji di Amerika Belajar Membatik di Canting Buana

Penulis -

Rabu, 18 Januari 2023 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Nama Alya Lawindo yang saat ini viral di media sosial karena kegiatannya mengajar mengaji di negara Adi Kuasa Amerika pulang ke kampung halaman.

Alya yang merupakan asli orang Padang Panjang ini lahir dan besar di Amerika serikat. Ibunya berasal dari Padang Panjang, sementara ayahnya orang Lawang, Kabupaten Agam.

Alya bahkan ingin memperkenalkan Kota Padang Panjang dan beberapa daerah Sumatera Barat di Amerika lewat video promosi.

Pulang ke Padang panjang Alya Lawindo menyempatkan singgah ke Canting Buana Kreatif, merupakan salah satu rumah produksi batik yang saat ini kian mendapat tempat di hati masyarakat, Selasa (17/1).

Di rumah produksi Canting Buana ini, gadih Minang yang lahir dan besar di negeri Paman Sam ini menyempatkan belajar mencanting Batik.

Tentu hal ini menjadi sesuatu yang baru baginya, karena di Amerika Serikat tidak pernah dijumpai warisan leluhur seperti belajar membatik ini.

Widiyanti, CEO Canting Buana Kreatif memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Alya Lawindo.

Dengan nama yang ia miliki saat ini akan mengangkat nama batik di tingkat internasional.

Dirinya juga berharap, dengan keberadaan Alya di Amerika Serikat juga bisa ikut mempromosikan batik serta dunia wisata yang ada di Sumatera Barat.

Widiyanti yang juga merupakan salah satu staf pengajar di ISI Padang Panjang juga berterima kasih banyak atas kunjungannya ke rumah produksi Canting Buana Kreatif.

Hal ini tentu akan memberikan dampak yang positif bagi industri batik di Sumatera Barat.

Dalam kunjungannya ke Canting Buana Kreatif tersebut, Alyal Lawindo juga berjanji akan mengenakan shal dan sarung batik yang ia bawa dari rumah batik canting.

“Shal dan Kain batik ini akan saya pakai disaat mengajar membaca Alquran nanti sewaktu saya tiba di USA,” ujarnya. (vky)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru