Daerah

Pria Tua Manfaatkan Tempurung Kelapa Hingga Bernilai Jual Tinggi


“Limbah tempurung kelapa bisa diolah menjadi kerajinan bernilai ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah”

Dibaca : 222

 

Tanah Datar, Prokabar- Limbah tempurung kelapa bisa diolah menjadi kerajinan bernilai ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Hal itulah yang dilakukan oleh Edman warga Jorong Babusalam Ekor Koto, Nagari Pasia Laweh Sungai Tarab, Tanah Datar.

Pria berusia 70 tahun ini telah menjadi pengrajin limbah tempurung kelapa sejak tahun 2020 kemarin, tepatnya sejak pandemi Covid 19 melanda. Namun sayang, kerajinannya itu belum mendapatkan tempat pemasaran yang layak, padahal kerajinan ini sangat ramah lingkungan.

Ia berkisah, keahlian untuk mengolah limbah tempurung kelapa menjadi barang bernilai guna telah ia kuasai sejak usia muda. Namun sempat terhenti, dan kini dicoba untuk diulang kembali.

” dulu saya pernah juga membuat ini, tapi terhenti. Sejak pandemi ini tidak ada lagi pemasukan, ya saya coba coba kembali. Mana tahu laku untuk dijual,” ujar pria yang pernah juga melakoni pekerjaan sebagai tukang perabot itu.

Kerajinan tempurung kelapa yang dikerjakan Edman biasanya dikirim ke kota padang, untuk dijual kembali oleh sang anak.

” dulu kan saya pernah juga bekerja sebagai sopir, berhenti lanjut jadi tukang perabot. Sejak dikampung, anak menelpon saya, bagaimana kalau saya coba lagi untuk membuat ini, nanti dibantu jual seperti di pantai padang,” ucapnya.

Selama ini, limbah tempurung kelapa ia dapatkan dari ladang yang ada di kampungnya di Nagari Pasia Laweh. Selain itu, tempurung terkadang ia minta kepada tetangga.

” kalau bahan baku saya dapat dari ladang yang ada disini. Kan ada itu, kelapa yang dimakan tupai itu tidak lagi berguna, jadi saya ambil, dan diolah,” ujarnya.

 

Untuk satu kerajinan limbah tempurung kelapa ini dijual Edman dengan harga yang cukup bervariasi, dan tergantung kesulitan pengerjaan. Seperti kerajinan asbak dengan motif burung bangau saja, dijual seharga 150 ribu rupiah, kerajinan cangkir seharga 100 ribu rupiah dan kerajinan asbak 75 ribu rupiah.

“kalau harganya macam macam, tergantung kesulitan. Seperti motif burung bangau ini sulit, membuatnya bisa 3 hari,” tutupnya.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top