Pilkada

Pilkada 2020, Ketua DPD PAN Pessel Siap Tantang Petahana

Pessel, Prokabar — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Yul Afnedi siap untuk maju calon bupati pada Pilkada Pilkada 2020.

“Saya siap maju pada Pilkada 2020 nanti sebagai penantang petahana,” ujarnya pada Prokabar.com Sabtu (13/7).

Kata Yul Afnedi, berdasarkan data Pemilu 2019 kemaren, PAN di Pessel merupakan kejayan bagi internal partai. Sejalan hadirnya sebagai puncak pemenang legislatif dengan 26.655 suara, DPD PAN Pessel juga sukses sebagai koalisasi membawa daerah ini menjadi basis Prabawo-Sandi di Pilpres 2019 kemaren.

“Kita tetap santun, kita optimis menang, di 2020 nanti ada bupati baru,” ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, sebagai pemenang Pemilu di Pessel 2019, DPD PAN optimistis pada Pilkada 2020 menjadi pemenang.

Sebab, sudah mulai tergambar dari hasil kesolitan kader dan kepercayaan masyarakat kepada PAN untuk Pessel.

“Kami optimis Pessel Bupati baru, kita sangat optimis karena kita lihat saja petahana sebagai koordinator 01 tidak berefek. Dan tentu itu kita matangkan dengan partai lain yang menjadi koalisi nanti,” terangnya.

Berbicara tentang siapa calon penantang. DPD PAN kadernya siap maju. Yang jalas dirinya sudah dapat restu untuk calon bupati dari Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN, Amin Rais.

“Tapi intinya, kita ingin jadi pemenang di Pilkada Pessel 2020. Dan kita juga terbuka untuk kader baru dan partai lain yang menjadi koalisi nanti,” ulasnya.

Dengan suhu politik hari ini, DPD PAN Pessel optimis jadi pemenang. Sebab, dirinya yakin efek Pemilu 2019 masih kuat ditengah masyarakat.

“Kita yakin menang, sebeb waktu Pileg kemaren Istri Hendrajoni, Lisda tidak banyak mendapatkan suara masyarakat Pessel, tentu itu menjadi rujukan kita, untuk menumbangkannya,” ujarnya penuh semangat.

Ruslan Ismail Mage (Direktur Eksekutif Sipil Institut Jakarta yang juga Penulis buku Generasi Emas “Pemikir Besar Minangkabau” mengatakan, khusus di Kabupaten Pesisir Selatan, sosok petahana tidak lagi dipandang oleh sebagian masyarakat Pessel.

“Kita melihat waktu Pilpres kemaren, petahana dengan lantang mendukung 01, sebeb petahana tidak sejalan dengan keinginan masyarakat Pessel,” ujarnya.

Mendukung 01 kemaren, tentu menjadi cambuk bagi petahana, dan peluang untuk menang di Pilkada nanti tipis untuk menang, karena calon yang bakal ikut punya pengaruh di masyarakat.

“Sosok pemimpin yang menjalin hubungan dari hati ke hati dengan masyarakat ini memiliki potensi untuk menang. Karena petahana itu sudah dicap oleh masyarakat berseberangan dengan mereka,” tutupnya,(min)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top