Budaya

Pertama Kalinya, Gelar Budaya Tahunan NTT 2019 Hadir Di Jakarta

Para panitia pelaksana Gelar Budaya Tahunan nusa Tenggara timur 2019

Jakarta, Prokabar — Bagi yang penasaran dengan bagaimana ragam budaya NTT! Jangan khawatir, Gelar Budaya Tahunan Nusa Tenggara Timur 2019 akan diselenggarakan di Jakarta.

Pertama kalinya, gelaran ini akan berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, 22 November mendatang. Catatan avata ini akan berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WIB.

Konsep yang diusung di gelaran nanti berupa variety show berupa serangkaian kegiatan seni, budaya, musik, fashion show, talk show, kuliner dan forum bisnis. Rangkaian tersebut kemudian menjadi tema yaitau ‘Entete-1 Raih Pesonanya, Miliki Potensinya’.

Tujuannya, untuk lebih memantapkan pesona Nusa Tenggara Timur lewat kekayaan wisata, seni dan budaya. Selain menggali potensi kekayaan alam guna mengundang banyak lebih banyak lagi pengusaha lokal maupun manca negara untuk berinvestasi di Nusa Tenggara Timur.

“Kami merancang konsep kegiatan, sehubungan dengan niat membantu Pemerintah Provinsi dalam mengembangkan Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar TA Rusland, ketua panitia saat ditemui awak media.

Gelar Budaya Tahunan Nusa Tenggara Timur 2019 menghadirkan keragaman budaya lokal dan pameran dagang yang menampilkan ciri khas masing-masing kabupaten di stand yang disediakan gratis.

“Kami sudah merencanakan pula, untuk memamerkan kain tenun ikat sepanjang 68 meter tanpa sambungan. Kain ikat ini berhiaskan lambang negara RI. Kalau dibentangkan bagus sekali, lho,” tambahnya lagi.

TA Rusland (kiri) dan Stef Beda, Ketua dan Sekretaris Panitia Gelar Budaya Tahunan nusa tenggara timur 2019

TA Rusland (kiri) dan Stef Beda, Ketua dan Sekretaris Panitia Gelar Budaya Tahunan nusa tenggara timur 2019

Rusland menambahkan, potensi Nusa Tenggara Timur sungguh luar biasa. Hanya saja masyarakatnya lebih banyak bergerak sendiri-sendiri.

“Kebanyakan mereka belum memahami. Makanya saya menawarkan semacam integrated marketing communication, yaitu bagaimana menjual semua potensi Nusa Tenggara Timur dalam satu wadah. Dalam ajang pertama ini, kami coba semaksimal yang bisa dilakukan,” jelas Rusland.

Selain gelaran budaya, panggung musik pun akan memeriahkan acara. Panitia sudah menyiapkan pertunjukan musik yang dibawakan grup Kalabala Voice. Mereka akan membawakan lagu Flobamora ala Gregorian.

Selain Kalabala Voice, acara ini juga akan menghadirkan penyanyi senior Obi Mesakh, Wens Kopong yang merupakan putra daerah NTT. Selain menampilkan Rita Nasution, Dian Piesesha, Widyawaty Sophiaan, David Koeswoyo dan Trio Visca.

“Disini kami memadukan penyanyi senior dan penyanyi milenial asal Nusa Tenggara Timur dan artis ibukota,” ujar Rini Asmara, salah seorang panitia.

Kegiatan yang disponsori Bank BNI ini berangkat dari gagasan keratif para seniman muda di Pulau Adonara, Flores Timur dalam sebuah gelar budaya yang akan mempresentasikan pesona pariwisata dan potensi kekayaan alam di lima Kabupaten-Kota di Nusa Tenggara Timur.

Lima Kabupaten-Kota yang dimaksud adalah Kabupaten Flores Timur, Manggarai, Sikka, Timor Tengah dan Kabupaten Sumba.

“Kami memulai dari 5 Kabupaten-Kota ini terlebih dulu. Rencananya akan berkelanjutan pada Kabupaten lain di Nusa Tenggara Timur di masa yang akan datang,” jelas Stefanus Beda, selaku sekretaris panitia. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top