Perda LGBT tak Masuk Propemperda 2019, Ini Kata Fraksi Gerindra DPRD Sumbar

Penulis -

Sabtu, 17 November 2018 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur soal perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) tidak dimasukkan ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2019 di DPRD Sumbar membuat Fraksi Partai Gerindra mengaku kecewa.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Fraksi, Hidayat. Ia mengatakan, persoalan LGBT sudah cukup mengkhawatirkan.

Awalnya, ia mengaku bahwa fraksi Gerindra telah mengusulkan persoalan LGBT ini menjadi sebuah Perda Prakarsa, dan kemudian disidangkan lewat paripurna. Namun hal itu tidak terlaksana.

“Pastinya Partai Gerindra sangat kecewa. Surat usulan dari Gerindra sebagai Perda Prakarsa DPRD tidak masuk dan tidak diakomodir di paripurna DPRD Sumbar,” katanya.

Sebab, menurut dia, permasalahan LGBT di Sumatera Barat ini harus dilakukan menggunakan payung hukum yang jelas. Sehingga program pun bisa dilaksanakan dengan maksimal.

Lantas, dengan tidak masuknya pembahasan soal LGBT dalam Propemperda tersebut dalam paripurna maka penanganan masalah perilaku seksual yang menyimpang ini tidak bisa dilakukan dengan maksimal.

Apalagi, kajian untuk pembuatan Perda pun tidak bisa dilakukan jika tidak masuk dalam Promperda.

Sejauh ini, hal itu disebabkan karena tidak diakomodir payung hukum tersebut karena belum selesainya pembahasan oleh Litbang dan belum juga dilakukan pembahasan di Biro Hukum Pemprov Sumbar.

“Payung hukum harus jelas sehingga bisa dianggarkan dalam APBD terkait penanganan LGBT ini. Anggaran dan program bisa tanggung jawabkan kepada SKPD tertentu,” jelasnya.

Kendati begitu, ia memiliki opsi lain agar penanganan LGBT ini bisa dilakukan dengan payung hukum yang jelas. Opsi tersebut adalah dengan merevisi Perda nomor 11 tahun 2001 tentang pencegahan dan pemberantasan maksiat.

Melalui opsi itu, para legislator tidak memerlukan waktu panjang sebab hanya memasukkan pokok soal LGBT dalam aturan yang telah ada.

Di sisi lain, penanganan LGBT sebut dia harus dikaji dalam berbagai sisi seperti sosiologis, medis dan psikologi.

Menurutnya, ada tiga langkah dalam menangani LGBT di Sumbar, pertama dengan pencegahan, rehabilitasi dan penindakan.

“Dilakukan secara bertahap, tidak boleh langsung penindakan, sebab dalam kajian mereka LGBT masih bisa diberikan pemahaman dan mau kembali ke jalan yang benar,” pungkasnya kemudian.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Amran: Laga Perubahan 2.0 Jadi Momentum Partai NasDem Sumbar “Naik Kelas”
Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya
DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada
Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih
Legowo dalam Politik: Rusma Yul Anwar Ucapkan Selamat kepada Paslon HJ-RI Menangkan Pilkada
Hasil Quick Count BSPN PDIP Pasangan ASLI Calon Bupati Dharmasraya Meraih 69,02 Persen Suara
Calon Bupati RaNasta Menang Telak di TPS 2 Ranah Pesisir Selatan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:22 WIB

Fadly Amran: Laga Perubahan 2.0 Jadi Momentum Partai NasDem Sumbar “Naik Kelas”

Kamis, 30 April 2026 - 13:56 WIB

Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya

Senin, 13 Januari 2025 - 22:57 WIB

DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Selasa, 17 Desember 2024 - 15:33 WIB

Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada

Jumat, 6 Desember 2024 - 17:16 WIB

Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB