Pemko Pariaman Pesan Ratusan Sajadah Motif Batik, Ini Tujuannya

Penulis -

Selasa, 6 Oktober 2020 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat memesan 250 unit sajadah bermotif batik kepada perajin di daerah itu guna membantu mereka agar dapat bertahan di masa pandemi COVID-19.

“Maret usaha perajin batik mulai turun, kami berupaya membantu dengan memesan masker motif batik untuk dibagikan kepada warga, lalu sekarang kami memesan sajadah,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Selasa (6/10).

Ia mengatakan sajadah tersebut nantinya juga akan dibagikan kepada warga di daerah itu yang tidak saja sebagai sosialisasi penggunaan alat ibadah pribadi di masa normal baru namun juga mempromosikan kerajinan Batik Sampan kepada masyarakat luas.

Ia menyampaikan upaya tersebut dilakukan agar perajin batik di daerah itu tidak beralih profesi akibat dampak pandemi COVID-19.

Untuk meningkatkan penjualan, lanjutnya pihaknya menekankan kepada perajin agar menjual produknya melalui media sosial atau daring agar jangkauan promosinya jauh lebih luas.

“Di masa pandemi ini kita tidak bisa memaksakan berdagang secara langsung namun harus melalui online (daring),” katanya.

Ia menjelaskan Pariaman merupakan daerah pertama di provinsi itu yang memiliki perusahaan batik yaitu pada 1946 yang berlokasi di Dusun Sampan, Desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan.

Karena lokasi pertama pengembangan batik tersebut berada di Dusun Sampan maka nama batik di Pariaman disamakan dengan nama daerah itu yaitu Batik Sampan.

Namun usaha tersebut redup dan bahkan mati suri karena kurangnya modal dan keterampilan sehingga pada tahun lalu Pemkot Pariaman kembali mengangkat budaya membatik di daerah itu.

Setidaknya hingga sekarang terdapat dua kelompok perajin batik di Pariaman yaitu di Desa Sungai Kasai dan Desa Pungguang Ladiang di Pariaman Selatan.

Adapun motif batik yang berkembang di daerah itu yaitu di antaranya dalamak, motif tabuik sebagai ikon wisata dan budaya Pariaman, sala yang merupakan kudapan khas Pariaman, serta motif sulam banang ameh yang merupakan kerajinan khas Pariaman.

Sementara itu salah seorang pengrajin batik Rahmayeni mengatakan di awal pandemi COVID-19 usaha yang dijalankan mengalami kerugian akibat tidak ada pembeli.

“Tidak ada pembeli sama sekali, bahkan pengrajin banyak yang beralih profesi,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Yeni menjadikan kain batik yang tidak terjual menjadi masker dan dipromosikan melalui media sosial sehingga diketahui oleh pemerintah setempat lalu membeli produk yang dibuatnya.

“Setelah memasuki tatanan normal baru pembelian batik mulai normal,” tambahnya.

Ia menyampaikan dengan adanya pembelian batik baik berupa masker maupun sajadah yang sedang dipesan oleh Pemkot Pariaman dapat membantu usaha yang dimilikinya agar dapat bertahan di masa pandemi COVID-19. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Baris-Berbaris, Menwa Maharuyung Latih Keterampilan di Kodaeral 2 Padang
PT Semen Padang Raih Grand BAZNAS Awards 2026 sebagai BUMN Pengumpul Zakat Terbaik
Pemkot Padang Gelar Gerakan Wisata Bersih di Pantai Air Manis, Libatkan Pedagang dan Masyarakat
KAI Divre II Sumbar dan Kejari Bukittinggi Pererat Sinergi dan Kolaborasi Kelembagaan
Dony Oskaria Perintahkan PTPN Turun Tangan Urus Gambir Lima Puluh Kota
Hadapi Gempuran Global, Pewarisan Budaya Kian Mendesak Dikerjakan
Kerugian Capai 200 Juta, Petambak Minta Pemko Perbaiki Saluran Irigasi
Forum Nagari Bandar Buat Salurkan Program BMN 2026, 125 Orang Penerima Manfaat Dapat Dukungan Usaha

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Bukan Sekadar Baris-Berbaris, Menwa Maharuyung Latih Keterampilan di Kodaeral 2 Padang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:43 WIB

PT Semen Padang Raih Grand BAZNAS Awards 2026 sebagai BUMN Pengumpul Zakat Terbaik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Pemkot Padang Gelar Gerakan Wisata Bersih di Pantai Air Manis, Libatkan Pedagang dan Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:17 WIB

KAI Divre II Sumbar dan Kejari Bukittinggi Pererat Sinergi dan Kolaborasi Kelembagaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Hadapi Gempuran Global, Pewarisan Budaya Kian Mendesak Dikerjakan

Berita Terbaru