Pesisir Selatan, Prokabar — Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, mengevakuasi seekor buaya berusia 31 tahun di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kamis (28/11).
Kepala Resor BKSDA, Bilmar mengatakan, evakuasi reptil dengan panjang 3,7 Meter dan berat 1,5 ton itu sesuai permintaan pemiliknya. Karena hewan reftil ini mulai mengganas.
“Ya, sejak 1 bulan lalu kami dihubungi pemilik buaya. Tapi selama ini kami terkendala armada. Baru sekarang bisa, “ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung cukup memanas. Saat evakuasi, hewan bernama Crocodylus porosus itu sempat melakukan perlawanan pada petugas dan masyarakat yang melihat.
Setelah proses evakuasi, lanjutnya, buaya itu bakal di translokasi ke Lembaga Konservasi di bawah binaan BKSDA Sumatera Utara. Di sana akan dilakukan proses rehabilitasi.
Proses pemindahan menjadi tontonan bagi warga sekitar. Selain pemilik dan BKSDA, pemindahan disaksikan jajaran Kepolisian Resor dan Kodim 0311 Pesisir Selatan.
Selanjutnya juga dilakukan observasi terkait apakah sudah bisa dilepas liarkan ke alam bebas. Sebab, di Indonesia, buaya merupakan salah satu hewan yang dilindungi.
Perlindungannya, lanjut dia, sesuai dengan Undang-undang (UU) nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).
“Jika sudah bisa dilepaskan, maka dia akan dibebaskan ke habitatnya. Tapi jika belum, maka akan terus dilakukan rehabilitasi dan observasi, “ungkapnya.
Pada kesempatan itu, pemilik mengaku telah memelihara buaya itu selama 31 tahun lebih. Buaya dipelihara sudah sejak kecil. Bahkan, sudah dianggap sebagai teman.
Penyerahannya berkaitan dengan persoalan keamanan pengunjung rumah makan dan warga sekitar. Sebelumnya, buaya sempat lepas beberapa kali. Namun, kembali ditangkap.
“Dulu di sin kan bukan rumah makan. Setelah kami buka rumah makan, kami utuskan untuk menyerahkannya pada negara,” ujar Busril.
Sementara, Idham, 50 tahun mengaku sering melihat buaya itu. Bahkan, menurutnya, sering mengajak keluarganya untuk memberi makan buaya.
“Dulu dia belum sebesar ini, jadi anak-anak saya juga senang melihatnya, “tutupnya. (min)
















