Pemerintah Perketat Pengamanan Moda Kereta Api

Penulis -

Senin, 27 Mei 2019 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENGAMANAN STASIUN KERETA API

PENGAMANAN STASIUN KERETA API

Jakarta, Prokabar — Pemerintah melakukan peningkatan pengamanan dan pengawasan pada moda Kereta Api selama masa Angkutan Lebaran 2019/1440 H.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan pengawasan dan kewaspadaan akan lebih ditingkatkan, khususnya pada daerah-daerah rawan bencana, seperti banjir, longsor, ambles ataupun di sekitar perlintasan sebidang, sehingga dapat meminimalisir resiko yang mungkin timbul dari peristiwa pada lokasi tersebut.

“Hal yang harus diantisipasi adalah lintasan sebidang, karena dalam kondisi puasa rekan-rekan kita harus sigap dalam melaksanakan tugas. Kedua adalah daerah banjir dan longsor, kita ketahui ada anomali cuaca sehingga daerah-daerah yang riskan seperti Jawa Barat bagian selatan juga Jawa Timur yang terkadang banjir harus mendapat perhatian,” ujar Menhub saat memimpin Gelar Pasukan Angkutan Lebaran PT Kereta Api Indonesia, di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (26/5) kemarin.

Menhub Budi mengapresiasi pendirian posko-posko di daerah rawan bencana tersebut yang telah dilakukan oleh jajaran PT KAI, dan meminta para petugas bekerja dengan baik untuk menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan kereta.

“Pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran bidang perkeretaapian tahun ini, diperkirakan akan ada kenaikan jumlah penumpang sebesar 3,41 persen dibandingkan 2018. Dari 6.236.277 menjadi 6.499.172 penumpang pada 2019 ini,” kata Menhub.

Menhub mengatakan, kereta api adalah angkutan favorit angkutan mudik lebaran. Ini terbukti dengan penjualan tiket dari  H-7 sampai H+7 lebaran yang sudah terjual semuanya.

Karenanya Menhub meminta manajemen PT KAI untuk merangkul semua stakeholder guna memastikan layanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan baik dan lancar.

Sementara terkait hasil ramp check yang dilakukan Ditjen KA terhadap kelaikan sarana dan prasarana KA, Menhub juga meminta kepada PT KAI untuk segera memperbaiki fasilitas, baik sarana dan prasarana perkeretaapian yang perlu diperbaiki dan dipenuhi kelengkapan persyaratannya sesuai peraturan yang berlaku.

“Untuk tiket sudah menggunakan online, jadi tidak ada calo-calo lagi. Dan mereka sudah merencanakan perjalanan ini jauh-jauh hari. Ke stasiun juga mereka tidak tergesa-gesa. Ini merupakan suatu koordinasi yang baik antara kami yang memberikan pelayanan dan masyarakat yang dilayani. Hari-hari ini memang harus kita jaga, dan kami yakin PT KAI beserta stakeholdernya dapat menjaganya dengan baik,” ujar Menhub.

Sebelumnya, Ditjen Perkeretaapian bersama PT KAI (Persero) telah menyiapkan KA tambahan Angkutan Lebaran 2019/1440 H yang meliputi, 2 KA Ekonomi PSO, 5 KA Ekonomi non PSO serta KA Eksekutif, Bisnis dan KA Ekonomi Premium.

Selain itu, menjelang Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2019, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub bersama PT KAI telah melaksanakan Inspeksi Angkutan Lebaran dengan menggunakan KA Inspeksi di Lintas Utara dan Lintas Selatan Jawa.

Beberapa waktu lalu, sejak 1 April – 10 Mei 2019 juga telah dilaksanakan kegiatan rampcheck, guna mengecek kesiapan fasilitas Sarana dan Prasarana perkeretaapian, serta fasilitas pendukung lainnya yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimum guna mewujudkan keselamatan dalam operasional perjalanan KA selama Angkutan Lebaran 2019.

Bentuk dukungan Pemerintah dalam mensukseskan Penyelenggaran Angkutan Lebaran 2019 juga dilaksanakan dengan menyelenggarakan program Angkutan Motor Gratis dengan moda KA guna mengurangi beban kepadatan jalan raya, hingga 24 Mei 2019, tercatat 19.838 pendaftar dari total kuota 18.096.

Selain itu, juga dilaksanakan monitoring Angkutan Lebaran (streaming CCTV di Daop dan Divre, pemantauan di Pusdalop KA dan KA tracking GPS), serta penyediaan informasi melalui web, booklet, serta pemasangan spanduk keselamatan di perlintasan KA merupakan program-program guna mendukung Angkutan Lebaran 2019. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian PUPR Evaluasi Desain ‘Rest Area’ di Jalan Tol, Ini Alasannya
Pemerintah Klaim Pelayanan Mudik Tahun Ini Lebih Baik
Alami Lakalantas, Gadis Dan Bujang Kritis Di Lubuk Alung
Tragedi Lakalantas Di Padang Tarok, 1 Orang Meninggal, Dua Orang Masih Pencarian
Satu Unit Minibus Masuk Sungai PLTA Batang Agam
Kini di Terminal 3 Bandara Soetta Ada Sleeping Pods
H+ 5 Lebaran, Arus Balik Di Tanah Datar Ramai Lancar
Keren, Ada Areal Game di Digital Lounge Bandara Soetta

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2019 - 11:39 WIB

Kementerian PUPR Evaluasi Desain ‘Rest Area’ di Jalan Tol, Ini Alasannya

Senin, 10 Juni 2019 - 10:40 WIB

Pemerintah Klaim Pelayanan Mudik Tahun Ini Lebih Baik

Senin, 10 Juni 2019 - 09:27 WIB

Alami Lakalantas, Gadis Dan Bujang Kritis Di Lubuk Alung

Senin, 10 Juni 2019 - 08:05 WIB

Tragedi Lakalantas Di Padang Tarok, 1 Orang Meninggal, Dua Orang Masih Pencarian

Senin, 10 Juni 2019 - 08:00 WIB

Satu Unit Minibus Masuk Sungai PLTA Batang Agam

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB