Daerah

Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya Terus Gencar Bersihkan Danau Maninjau

Agam, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Camat Tanjung Raya, Handria Asmi terus gencar melakukan pembersihan Danau Maninjau. Merangkul Tim Gabungan seperti Satgas Save Maninjau, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dishub, Pemerintah Nagari dan masyarakat untuk bersama-sama membersihkan keramba jaring apung dan sampah di tepian danau. Hampir setiap minggu, kegiatan goro bersama dilakukan di setiap titik rawan sampah, eceng gondok dan Keramba Jaring Apung yang lapuk.

“Seperti kita ketahui bersama, Danau Maninjau adalah milik kita bersama. Sesuai arahan bapak Bupati kita kepada kami semua, bahwasanya Danau Maninjau adalah sumber kehidupan masyarakat. Untuk itu kita di kecamatan mengikuti arahan bapak Bupati, selalu melakukan kegiatan pembersihan danau. Dan alhamdulillah, jika kita bandingkan dengan tahun sebelumnya sudah banyak kemajuan-kemajuan yang didapat dengan goro bersama ini,” ungkap Handria kepada Prokabar.com saat melakukan aksi Tim Gabungan, Nagari Bayua, Rabu (14/8).

Ia mencontohkan kematian ikan secara masal sejak awal tahun 2019, sudah tidak ada lagi. “Gotong royong dilaksanakan melalui OPD terkait maupun masyarakat setempat. Dan kami sangat berterimakasih kepada masyarakat yang sudah peduli dan menjaga kebersihan lingkungannya. Dan diharapkan terus meningkat guna untuk kesehatan hidup masyarakat itu sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, AW. Datuak Palimo selaku Ketua Satgas Save Maninjau bentukan Dinas Lingkungan Hidup mengatakan pembersihan kali ini dilakukan 4 titik tapian. Selain membersihkan sampah rumah tangga, semak belukar dan eceng gondok, Tim Gabungan tersebut juga membersihkan 4 unit keramba jaring apung yang telah usang. “Kita punya target di 4 Jorong di Nagari Bayur, mengeluarkan 4 unit keramba jaring apung. Selain itu, kita juga membersihkan sampah rumah tangga di 4 titik,” terangnya.

Ia mengatakan kondisi danau sudah sangat baik, namun yang tidak bisa diprediksi adalah bencana alam seperti tubo belerang. Jika itu terjadi akan banyak bangkai ikan mengapung ke permukaan. “Kita berharap kepada masyarakat agar terus paham dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan. Akibat sampah rumah tangga maupun petani KJA seperti sampah plastik dan bangkai ikan untuk tidak dibuang ke danau. Karena hal tersebut akan berdampak buruk pada kerusakan Danau Maninjau,” pungkasnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top