PBM Tatap Muka di Agam Ditunda

Penulis -

Sabtu, 25 Juli 2020 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Drs.Isra, MPd, tegaskan, pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka di Kabupaten Agam, belum bisa dilaksanakan setelah satu warga Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis, (23/7) kemarin.

“Kegiatan pendidikan tidak boleh ada yang tatap muka, sampai wilayahnya zona hijau. Jadi kita tunggu dulu sampai zona hijau,” ujar Isra dilansir Prokabar dari MC Agam, Sabtu (25/7).

Menurut Isra, aturan itu berpegang pada keputusan 4 menteri, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran/ Tahun Akademik baru di masa Pandemi Covid-19.

“Bila ada yang melanggar, harus mempertanggung-jawabkannya dan siap diberi sanksi. Jadi, kita harus mematuhi aturan tersebut,” jelasnya.

Isra menambahkan, banyak syarat yang harus dipenuhi agar sekolah bisa menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka pada masa Covid-19.

“Kalaupun masuk zona hijau, masih banyak syarat yang harus dipenuhi sebelum dibolehkan kegiatan belajar tatap muka,” tuturnya.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain adanya penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah, izin dari bupati untuk sekolah yang berada dibawah wewenang pemerintah daerah, serta izin atau persetujuan dari para orang tua.

Menurutnya, sudah diberi izin dari pemerintah namun orang tua belum sepakat, maka pembelajaran di sekolah sistem tatap muka, belum juga bisa dilaksanakan.

Oleh karena itu, melalui tim monitoring kesiapan sekolah tatap muka oleh pemerintah daerah, adalah dalam rangka memastikan kesiapan sekolah menerapkan protokol kesehatan standar Covid-19.

“Saat ini tim monitoring masih berjalan. Kita berharap, kasus positif virus corona selesai dan Agam masuk zona hijau,” harapnya.

Sebelumnya, Pemkab Agam merencanakan PBM tatap muka dilaksanakan awal Agustus. Namun, karena adanya kasus baru warga terinfeksi Covid-19, Kamis kemarin, membuat rencana tersebut ditunda hingga Agam kembali ke zona hijau. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB