Politik

Partai Koalisi Pendukung Prabowo Kuasai DPRD Padang

Padang, Prokabar – Dari hasil rekapitulasi KPU Kota Padang, terlihat alokasi kursi DPRD Kota Padang dikuasai partai-partai pengusung Prabowo-Sandi dengan 35 kursi dari 45 kursi yang tersedia.

Dari 35 kursi itu, Gerindra menguasai 11 kursi, PKS 9 kursi, PAN 7 kursi, Demokrat 6 kursi dan Berkarya 2 kursi. Sisanya 10 kursi direbut masing-masing Golkar 3 kursi, PPP 3 kursi, PDIP 3 kursi dan Nasdem 1 kursi.

Artinya, dalam Pemilu kali ini, partai-partai pengusung Joko Widodo harus merelakan kursi mereka direbut koalisi pengusung Prabowo. Seperti yang terjadi di Golkar, sebelumnya memiliki 5 kursi, harus rela kehilangan 2 kursi. Pun demikian dengan Nasdem yang harus rela kehilangan 3 kursi dari 4 kursi. PPP juga kehilangan 1 kursi.

Nasib sial dialami Partai Hanura dan PKB yang kehilangan seluruh kursinya di DPRD Padang. Hanura kehilangan 5 kursi dan PKB kehilangan 1 kursi. Partai lain yang kehilangan kursi dari sawahan adalah PBB yang kehilangan 1 kursi.

Ketua Gerindra Padang Syafrial Kani tak memungkiri keberhasilan partai tersebut mendulang suara pada pemilu legislatif 2019 disebabkan efek calon presiden dan wakil presiden 02 yakni Prabowo-Sandi.

“Hal itu tidak dapat dipungkiri, nama besar Prabowo yang mempermudah kita mendapatkan suara hingga lolos ke parlemen,” katanya.

Selain itu yang membuat jumlah suara partai meningkat tentu caleg yang bekerja keras di lapangan dan berupaya meyakinkan masyarakat untuk mempercayakan aspirasi mereka kepada caleg Gerindra.

Hal senada disampaikan Kader Partai Berkarya Helmi Moesim. Menurutnya keberhasilan ini merupakan suatu hal yang luar biasa karena sebagai partai baru mampu mengirim dua kader terbaiknya ke DPRD Padang.

“Hasil tentunya karena kinerja caleg di lapangan yang tanpa lelah meyakinkan masyarakat untuk memilih kami duduk di DPRD Padang,” kata dia.

Terkait efek Prabowo-Sandi, ia mengakui ada imbas terhadap capaian suara partai namun tidak besar karena posisi Partai Berkarya hanya sebagai pengusung pasangan Prabowo-Sandi.

“Kita merupakan partai baru dan hanya sebagai pengusung. Keberhasilan ini memang murni kinerja kader di Lapangan,” kata dia.(mbb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top