Pangeran Mahkota UEA Akan Berkunjung ke Indonesia

Penulis -

Sabtu, 20 Juli 2019 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Pangeran Mahkota Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia, Minggu depan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyelenggarakan rapat terbatas untuk menyambut kunjungan tersebut.

“Jadi, Presiden dan para menteri berbicara untuk persiapan rencana kunjungan Crown Prince (Putra Mahkota, red) Uni Emirate Arab, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Rencana kunjungan akan dilakukan minggu depan dengan delegasi yang cukup banyak, diikuti oleh menteri yang cukup banyak,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kepada wartawan usai mengikuti rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (19/7) sore.

Menurut Menlu, dalam rapat terbatasitu, Presiden melihat satu per satu kerja sama ekonomi, investasi terutama yang dapat dilakukan bersama dengan pihak Uni Emirat Arab.

Dalam kunjungannya ke Indonesia itu,menurut Menlu, Pangeran Mahkota Uni Emirat Arab akan membawa rombongan 10 menteri, dan banyak pengusaha.

Mengenai lokasi pertemuan, sambil berkelakar Menlu mengatakan, “Kayaknya di Bali.”

Dalam situs Prince Crown Court UAE cpc.gov.ae, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan disebut merupakan Pangeran Mahkota Abu Dhabi dan Deputi Komandan Pasukan Bersenjata UAE.

Dia merupakan putra Bapak Bangsa UAE Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang lahir di Al Ain pada 11 Maret 1961. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang
Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!
Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall
Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran
New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur
Fakta Gempa Dahsyat Turki dan Suriah: Ribuan tewas, dan Sudah Diperingatkan Peneliti Belanda
Ini tragedi Kemanusiaan, Duka di Kanjuruhan adalah Duka Dunia
Banjir di Korea Selatan, Begini Nasib Para WNI

Berita Terkait

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:26 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:27 WIB

Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!

Sabtu, 19 April 2025 - 20:56 WIB

Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:43 WIB

Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran

Minggu, 12 Februari 2023 - 18:04 WIB

New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB