Pakai Sepablock, Pembangunan Huntap Terpadu untuk Korban Bencana di Padang Panjang Dimulai

Penulis -

Senin, 15 Juni 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar- Produk inovatif PT Semen Padang, Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), kembali mendapat kepercayaan sebagai teknologi konstruksi pilihan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana. Kali ini, Sepablock digunakan dalam pembangunan 10 unit Huntap Terpadu secara mandiri oleh Pemerintah Kota Padang Panjang untuk korban banjir bandang akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Komitmen menghadirkan hunian yang aman, layak, dan cepat dibangun tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Huntap Terpadu di kawasan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Padang Panjang, pada Jumat (12/6/2026).

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT) PT Semen Padang Ridwan Muchtar, unsur perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam program pemulihan pascabencana.

Pembangunan 10 unit Huntap Terpadu dengan luas masing-masing 36 meter persegi tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Padang Panjang dan PT Semen Padang. Proyek ini menggunakan 35.000 unit Sepablock dengan anggaran sekitar Rp80 juta per unit dan ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan ke depan.

Baca Juga :  Tutup Kejurda FORBASI Sumbar 2026, Ronald Bernando: Baris-Berbaris Bentuk Disiplin dan Mentalitas

Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra mengatakan pembangunan huntap bukan hanya sebatas membangun fisik rumah, melainkan juga membangun kembali harapan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Menurutnya, kehadiran hunian tetap menjadi elemen penting dalam proses pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak karena memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan nyaman untuk memulai kembali kehidupan mereka.

“Pembangunan huntap yang kita mulai hari ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan, rasa aman, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Allex menjelaskan pembangunan huntap tahap ketiga tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Padang Panjang dalam menuntaskan program penanganan pascabencana yang telah berjalan selama beberapa waktu terakhir.

Ia optimistis, apabila proses pembangunan berjalan sesuai target dan seluruh unit dapat diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah daerah akan semakin dekat dalam menyelesaikan salah satu program prioritas pemulihan bagi masyarakat terdampak.

Ia menjelaskan, anggaran pembangunan Huntap Terpadu ini berasal dari kelebihan dana darurat bencana yang terkumpul dari masyarakat dan perantau Padang Panjang.

Baca Juga :  Jelang Purnatugas, Corri Saidan Kenang 34 Tahun Pengabdian sebagai ASN di Padang

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kota Padang Panjang kepada PT Semen Padang dalam mendukung pembangunan Huntap Terpadu tersebut.

“PT Semen Padang mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang Panjang yang telah mempercayakan penggunaan Sepablock pada pembangunan huntap ini. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa inovasi yang kami kembangkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus diperkuat untuk mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Departemen BNSPT PT Semen Padang Ridwan Muchtar menambahkan penggunaan Sepablock dalam proyek ini kembali menegaskan posisi PT Semen Padang sebagai perusahaan yang tidak hanya menyediakan teknologi bangunan berkualitas, tetapi juga menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan di berbagai kondisi, termasuk situasi pascabencana.

Menurutnya, Sepablock merupakan salah satu inovasi unggulan PT Semen Padang yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pembangunan hunian yang cepat, efisien, serta tetap mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya.

Baca Juga :  Bantuan Logistik Pangan Tiba untuk 10 KK Terdampak Kebakaran di Pauh Padang

Ia menjelaskan bahwa sistem bata interlock yang diterapkan pada Sepablock memungkinkan proses konstruksi berlangsung lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Dengan teknologi tersebut, pembangunan rumah dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat tanpa mengurangi kualitas maupun kekuatan struktur bangunan.

“Sepablock telah memenuhi banyak aspek penting dalam pembangunan huntap. Selain mempercepat proses konstruksi, material ini juga memiliki ketahanan yang baik, termasuk terhadap gempa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa inovasi yang dikembangkan PT Semen Padang tidak hanya berorientasi pada efisiensi pembangunan semata, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, PT Semen Padang terus berupaya menghadirkan berbagai solusi konstruksi yang mampu memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung program pembangunan daerah dan pemulihan masyarakat pascabencana.

“Melalui Sepablock, kami ingin menghadirkan hunian yang tidak sekadar berdiri, tetapi benar-benar layak, nyaman, dan bermartabat bagi masyarakat terdampak bencana,” tuturnya.

Satu unit Huntap Mandiri BNPB telah dibangun menggunakan Sepablock di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, dan saat ini dalam proses penyelesaian akhir. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadapi Gempuran Global, Pewarisan Budaya Kian Mendesak Dikerjakan
Kerugian Capai 200 Juta, Petambak Minta Pemko Perbaiki Saluran Irigasi
Forum Nagari Bandar Buat Salurkan Program BMN 2026, 125 Orang Penerima Manfaat Dapat Dukungan Usaha
Bantuan Logistik Pangan Tiba untuk 10 KK Terdampak Kebakaran di Pauh Padang
Jelang Purnatugas, Corri Saidan Kenang 34 Tahun Pengabdian sebagai ASN di Padang
Tutup Kejurda FORBASI Sumbar 2026, Ronald Bernando: Baris-Berbaris Bentuk Disiplin dan Mentalitas
ADPI Visiting Professor Program Hadirkan Akademisi Universiti Putra Malaysia di FEB UNAND, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Promosi Pariwisata Sumatera Barat
Siti Nurbaya Food, UMK Mitra Binaan KAI Divre II Sumbar, Raih Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Hadapi Gempuran Global, Pewarisan Budaya Kian Mendesak Dikerjakan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Kerugian Capai 200 Juta, Petambak Minta Pemko Perbaiki Saluran Irigasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Forum Nagari Bandar Buat Salurkan Program BMN 2026, 125 Orang Penerima Manfaat Dapat Dukungan Usaha

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Bantuan Logistik Pangan Tiba untuk 10 KK Terdampak Kebakaran di Pauh Padang

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tutup Kejurda FORBASI Sumbar 2026, Ronald Bernando: Baris-Berbaris Bentuk Disiplin dan Mentalitas

Berita Terbaru

Berita

HUT Golkar ke-62 DPD Pasaman Ziarah Kubur Pahlawan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:09 WIB