Tokyo, prokabar – Harapan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, untuk maju ke final bulutangkis Olimpiade Tokyo, kandas ditangan pebulutangkis China, Chen Long, Minggu (1/8) siang.
Ginting sebenarnya unggul dalam statistik pertemuan dengan juara bertahan Olimpiade Rio itu. Bertemu Chen Long (Cina), Ginting yang menang rekor pertemuan 8-4 atas sang rival. Tapi dalam laga kali ini, Ginting justru kalah 16-21, 11-21, di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo.
Kekalahan tersebut membuat peluang Indonesia meraih medali emas di nomor tunggal putra pupus sudah. Kini kans yang memungkinkan untuk diraih Anthony di Olimpiade Tokyo adalah perebutan medali perunggu melawan Kevin Cordon dari Guatemala.
Ginting masih berkutat dengan kesalahan sendiri di awal gim pertama dan tertinggal cukup jauh dari Chen Long yang tak lain adalah juara bertahan. Mencoba merajut satu per satu poin, Anthony tertinggal 6-11 dari sang rival di interval pertama.
Setelah interval, Anthony mulai menemukan ritme permainannya secara perlahan dengan smash dan penempatan bola yang menjanjikan.
Sayangnya, berkali-kali netting pemain kelahiran Cimahi tersebut terjatuh di lapangan sendiri dan menambah poin untuk sang rival. Anthony tertinggal 16-21 di gim pertama.
Pertandingan berlanjut ke gim kedua. Berbeda dengan gim sebelumnya, Anthony mulai menikmati pertandingan walaupun masih tertinggal 1-3 dari Chen Long.
Kesalahan sendiri masih menjadi momok bagi Ginting di gim kedua. Namun, tunggal putra terakhir Indonesia tersebut sukses menyamakan kedudukan menjadi 6-6.
Sayangnya, posisi tersebut tidak bertahan lama karena kesalahan sendiri yang dilakukan Anthony menjadi sumber poin bagi lawan. Anthony kembali tertinggal 6-11 di interval.
Anthony mulai meningkatkan tempo permainan di gim kedua dengan memperkecil ketinggalan menjadi 8-12.
Pada poin-poin kritis, serangan justru semakin gencar dilancarkan Chen Long untuk memperlebar keunggulan. Anthony harus mengakui keunggulan sang juara bertahan di gim kedua dengan skor 11-21.
Peluang Anthony saat ini adalah merebut medali perunggu melawan Kevin Cordon (Guatemala). Sedangkan, Chen Long berpeluang mempertahankan gelar karena melaju ke babak final melawan Viktor Axelsen (Denmark) pada Senin (2/8/2021).(*)
















