Oslo, Prokabar.com – Penduduk Muslim di Norwegia berpuasa 20 jam sehari.
Di posisi kedua, Jerman, sebuah negara di Eropa, muslim di sana puasa 19 jam.
Jumlah Muslim Norwegia sekitar 3 persen atau 150 ribu jiwa.
Total penduduknya 5 juta jiwa, 80 persennya Kristen.
Norwegia terletak Semenanjung Skandinavia, dekat Rusia.
Pada musim panas, siang tak hanya 20 jam, tapi bisa 24 jam. Musim dingin, tak tertanggungkan.
Baca Juga:
- Balimau, Wali Kota Padang Larang Warga Lakukan di Tempat Umum
- THR Paling Lambat Seminggu Sebelum Lebaran
- Ini Aturan Jam Kerja ASN selama Ramadan
Selain Norwegia,yang puasa 20 jam, Finlandia tetangganya dan Greenland.
Tetangga Indonesia, Selandia Baru, puasanya, 11,5 jam.
Serupa dengan ini, Argentina, Afrika Selatan.
Indonesia sendiri, sebenarnya puasa 13,5 jam, tentu saja juga Singapura dan Malaysia.
Di Afrika, seperti Senegal, 14 jam. Juga Thailand.
Baca Juga Milenialisme.com
- Maksimal Pembayaran THR H-1 Lebaran Idul Fitri
- Warga Padang Tak Boleh Balimau di Tempat Umum
- Jadwal Kerja ASN Selama Ramadhan di Tahun 2021
Yang 15 jam, Saudi Arabia,India, Hong Kong, Oman, Qatar serta Uni Emirat Arab
Akan halnya mahasiswa Indonesia di Mesir, akan berpuasa seperti warga setempat, 15,5 jam. Palestina juga selama itu.
Kalau Jepang 16 jam, bersamaan dengan Maroko di tepi Laut Tengah, Pakistan, Iran dan Amerika
Lebih lama dari itu, Spanyol, China dan Turki, yang menurut CNN Indonesia, 16,5 jam.
Muslim Swiss akan menahan lapar dan dahaga selama 18 jam.
Sesuai keputusan pemerintah, awal Ramadan 1442 H mulai pada Selasa (13/4)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan keputusan itu usai sidang isbat penentuan awal Ramadan 1442 H. (nrs)
















