Daerah

Balimau, Wali Kota Padang Larang Warga Lakukan di Tempat Umum


Wali Kota Padang Hendri Septa meminta masyarakatnya untuk tidak balimau atau mandi-mandi di tempat umum. 

Dibaca : 254

Padang, Prokabar —Wali Kota Padang Hendri Septa meminta masyarakatnya untuk tidak balimau atau mandi-mandi di tempat umum.

“Di rumah saja (balimau), ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa dalam rilisnya, Senin (12\4).

Di samping sebagai upaya menghindari klaster baru penyebaran pandemi Covid-19.

Selain itu agar masyarakat tetap waspada pada dampak dari kondisi cuaca yang tidak menentu.

Balimau merupakan tradisi yang biasa terjadi sebelum Ramadan.

Balimau merupakan tradisi mandi di kawasan tertentu.

Di Kota Padang, biasanya tradisi ini ada di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.

Tidak hanya sekadar mandi, Balimau yang berasal dari kata limau membuat arti mandi menggunakan limau atau jeruk nipis.

Pada Ramadan kali ini, Pemerintah Kota Padang meminta masyarakatnya menjalankan tradisi ini dari rumah saja.

Baca Juga:

Hendri Septa mengimbau masyarakat harus menyiapkan diri secara lahir dan batin untuk menyambut Ramadan.

Persiapan diri ini agar pelaksanaan ibadah puasa penuh rahmat dan berjalan lancar.

Wali Kota Padang Hendri Septa saat berbicara di atas mimbar Masjid

Wali Kota Padang Hendri Septa saat berbicara di atas mimbar Masjid

Imbauan Selain Balimau

Politisi asal Partai PAN itu juga mengingatkan agar pengurus Masjid atau Musala di Padang untuk melakukan kegiatan bersih-bersih dan menyiapkan perlengkapan protokol kesehatan.

“Terutama yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan seperti tempat berwudhu yang bersih, tempat cuci tangan dan hand sanitizer.” ungkapnya

Baca Juga Milenialisme.com

Pemerintah Kota Padang mengimbau warga muslim di wilayahnya agar mengisi Ramadan dengan beribadah di Masjid atau Musala.

Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor: 451.234/Kesra-2021 tanggal 5 April 2021 tentang Menyambut Bulan Suci Ramadan 1442 H/2021 M.

Isinya tentang pelaksanaan ibadah di masjid dan Musala dengan menerapkan protokol kesehatan. (*/hdp)

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top