Trending | News | Daerah | Covid-19

Mudik 2019

Mudik Aman, Cukup Ingat Nenek Moyang Kita Pelaut, Bukan Pembalap

Dibaca : 773

Pasaman, Prokabar — Dua hari jelang lebaran, tim Satlantas Polres Pasaman turun ke jalan. Memantau arus lalu lintas, hingga memasang baliho atau rambu-rambu pemberitahuan jalan rawan kecelakaan dan himbauan lainnya.

Uniknya, ada pemberitahuan yang unik dan menarik. Ingat, nenek moyang kita pelaut, bukan pembalap, isi himbauan sangat menarik dan menggelitik yang terpasang di pertigaan jalan memasuki Kota Lubuk Sikaping dari arah Bukittingi.

“Ini himbauan supaya para pengendara lebih berhati-hati, tidak berkecepatan tinggi saat melintas di Pasaman. Sebab, rawan kecelakaan. Kalau himbauannya dibuat formal, mungkin tidak begitu diperhatikan, namun kalau sedikit menggelitik, pasti dibaca, dan senyum-senyum sendiri pengendara membacanya. Ada benarnya juga untuk tidak ngebut, itulah isi pesan himbauan nenek moyang kita pelaut ini,” kata Kasatlantas Polres Pasaman, Iptu Julisman, Minggu (2/6)
Selain itu, kata Iptu Julisman, pemasangan baliho juga merupakan kampanye keselamatan untuk menjaga Kamseltibcar Lantas arus mudik dan balik lebaran. Pemasangan baliho himbauan lalu lintas ini, dilakukan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera di wilayah hukum Polres Pasaman.

“Semoga dengan dipasangnya baliho himbauan ini para pengguna jalan tetap waspada dengan kondisi jalan yang ada, sehingga dapat selamat sampai di tujuan,” kata Iptu Julisman.

Kasat juga berpesan kepada pemudik agar tidak memaksakan diri atau mengejar cepat sampai tujuan tanpa memperhatikan keselamatan sebab akibatnya fatal. Jika penat, ada tiga posko yang siap menjadi tempat pemberhentian untuk para pemudik. Di Bonjol, Lubuk Sikaping dan Panti. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top