Tanah Datar, Prokabar – Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Datar menggelar pelatihan bagi pelaku wisata di daerah itu sekaligus peluncuran Sistem Pendataan Orientasi Wisatawan (Sipoewan). Aplikasi tersebut bertujuan untuk mengetahui dan motivasi setiap wisatawan yang datang ke Tanah Datar.
“Hasil dari pendataan dari sistem tersebut akan menjadi salah satu tolok ukur bagi kita dalam menyusun program pariwisata kedepannya sesuai dengan tujaun wisatawan, serta meningkatkan kunjungan dan lamanya wisatawan tinggal di Tanah Datar” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Hendri Agung Indrianto di Batusangkar.
Agung menyampaikan, sektor pariwisata adalah sektor unggulan Pemkab Tanah Datar. Sektor pariwisata juga merupakan industri yang mempunyai muliplier effect yang sangat luar biasa yang menyentuh banyak aspek, seperti aspek transportasi, akomodasi, kuliner, ekonomi kreatif, pemandu wisata dan lainya.
Tentu dalam mewujudkan tersebut, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Daerah dimulai dari peningkatan sarana dan prasarana terutama peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku pariwisata.
Dalam peningkatan SDM tersebut, Dinas Parpora Tanah Datar pada tahun ini mengadakan lima pelatihan bagi pelaku wisata dengan berbagai tema.
Diantaranya, Pelatihan tentang lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah di destinasi wisata , pelatihan pemandu wisata, pelatihan pengelolaan desa wisata, pelatihan peningkatan inovasi higienitas kuliner di destinasi wisata, pelatihan digitalisasi, teknik pemasaran, dan pengembangan, homestay, souvenir di tempat wisata.
“Tentunya dengan adanya program dari pemerintah ini bisa membantu percepat perkembangan pariwisata di Tanah Datar, serta bisa meningkatkan pengeathuan dan kompetensi dan pengelola wisata agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemasaran,” katanya. (eym)
















