Menperin Bangun Semangat Siswa dan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

Penulis -

Rabu, 6 September 2023 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi pada tahun 2030 mendatang.

Hal tersebut menjadi kekuatan di mana penduduk usia produktif (15-64 tahun) akan lebih besar dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas) dengan proporsi mencapai 67.5% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Bonus Demografi ini tentunya merupakan peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia, untuk menciptakan kesempatan kerja dan membangun daya saing SDM.

Menperin Agus Gumiwang pada kunjungannya di Kota Padang dalam acara kuliah umum bersama para mahasiswa dan siswa sekolah Kemenperin di Politeknik ATI Padang menyampaikan, sebagai upaya mendukung SDM industri yang kompeten, Kementerian Perindustrian saat ini telah menyediakan infrastruktur dan sarana prasarana.

“Melalui 11 Politeknik, 2 Akademi Komunitas, 9 SMK Industri, dan 7 Balai Diklat Industri yang berada di bawah BPSDMI. Seluruh satuan pendidikan Kemenperin tersebut ditetapkan dengan spesialisasi tertentu di bidang industri, dan telah link and match dengan dunia usaha industri, saya merasa bangga bahwa lulusan dari Politeknik dan SMK Kementerian Perindustrian selalu memiliki tingkat serapan tinggi di industri, dengan masa tunggu tidak mencapai 1 tahun,” ujar Menperin.

Saat ini, sektor industri manufaktur merupakan prime mover dari perekonomian nasional yang dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya adalah sebagai kontributor terbesar terhadap PDB nasional.

Dalam konsep Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2025-2045, Visi Indonesia Emas 2045 adalah menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari 5 kekuatan ekonomi terbesar dunia, dan menjadi bagian dari High Income Country.

Industri Pengolahan diharapkan sebagai pilar pembangunan untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045 tersebut.

“Kebijakan yang telah dikeluarkan dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035, meliputi Hilirisasi Industri berbasis sumber daya alam, Pemanfaatan Teknologi dan Digitalisasi melalui Making Indonesia 4.0, Pengembangan Industri Hijau untuk pertumbuhan berkelanjutan, dan tentunya penguatan SDM Industri sebagai pondasi dari berbagai kebijakan tersebut,” papar Agus Gumiwang.

Kunjungan Menperin ke Politeknik ATI Padang

“Saya mengapresiasi Politeknik ATI Padang yang telah meningkatkan kapasitas penerimaan Mahasiswa Baru pada tahun ini, dan Kepala BPSDMI yang telah konsisten melaksanakan target peningkatan jumlah siswa dan mahasiswa vokasi Kemenperin” lanjut Menperin dalam sambutannya.

Politeknik ATI Padang saat ini telah ditetapkan spesialisasinya di bidang industri Agro, sesuai dengan kompetensi inti di wilayah Sumatera Barat yang memiliki kekuatan dan kekhasan di bidang pengolahan pangan.

Politeknik ATI padang telah memiliki Program Diploma IV Politeknik ATI Padang dengan program studi Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan.

Tidak saja menjadi peningkatan jenjang pendidikan ke level sarjana terapan, tetapi pemilihan program studi sudah bisa mengantisipasi kebutuhan industri di masa depan dalam mendukung hilirisasi dan Pengembangan industri hijau.

Di hadapan 9.000 peserta didik baru dari Politeknik dan Sekolah Kemenperin, Menteri Perindustrian menyampaikan apresiasi bagi para siswa dan mahasiswa yang telah lolos dalam program JARVIS Kemenperin.

Diharapkan dapat menjadi Agent of Change yaitu sosok Sumber Daya Manusia yang mampu membawa perubahan bagi industri nasional yang telah menjadi tulang punggung perekonomian.

Masrokhan selaku Kepala BPSDMI menyampaikan terima kasih kepada Menperin yang telah memberikan perhatian khusus bagi pendidikan vokasi dan hadir untuk para siswa dan mahasiswa sekolah Kemenperin.

Adapun kegiatan ini menjadi rangkaian dari Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik ATI Padang yang juga dihadiri para siswa dari SMK-SMAK Padang dan SMK-SMTI Padang.

Dalam laporannya, Kepala BPSDMI menuturkan bahwa, upaya peningkatan kualitas Pendidikan Vokasi terus pihaknya lakukan.

Semua unit pendidikan vokasi baik Politeknik, Akademi Komunitas maupun SMTI/SMAK diharuskan menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Selain itu, mendorong untuk setiap unit pendidikan vokasi bisa memenuhi program One vocasional unit – one great achievement.

Terakhir Agus Gumiwang memberikan semangat bagi para siswa dan mahasiswa yang hadir pada acara tersebut.

“Kalian merupakan putra putri terpilih yang telah lolos seleksi dengan menyisihkan ribuan pendaftar. Manfaatkan kesempatan yang diperoleh dan Semoga sukses dalam menjalani pendidikan dan setelah lulus dapat memberikan kontribusi besar kepada bangsa Indonesia khususnya kemajuan industri nasional.” pungkasnya. (*/rel) 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB