Maninjau, Prokabar.com – Masjid Ummil Qura merupakan masjid tertua di Nagari Maninjau. Salah satu situs cagar budaya yang terdapat di Kabupaten Agam.
Bangunan bersejarah ini selalu mendapat perhatian serius perantau maupun gerakan gotong toyong masyarakat. Untuk peningkatan kenyamanan jemaah beribadah, pengurus Masjid Ummil Qura terus melakukan pembenahan, perbaikan dan peningkatan fasilitas. Termasuk melakukan perombakan pada tempat wudhuk.
“Berdasarkan banyak permintaan jemaah dan masyarakat, tempat wudhuk dan toilet pria harus ada peningkatan lebih bersih dan nyaman. Maka kami bersama masyarakat sepakat bergotong royong membangunnya,” ungkap Zulfiandri Datuak Putiah, Ketua Pengurus Masjid Ummil Qura kepada Prokabar.com, Kamis pagi (08/02).

Masjid Ummil Qura terletak di Jorong Bancah, namun jemaahnya mayoritas masyarakat Maninjau, wisatawan menuju Museum Buya Hamka dan pemancing dari luar daerah Kabupaten Agam.
“Tingginya kunjungan wisatawan dari Malaysia dan Domestik ke Maninjau, membuat Masjid Bersejarah ini banyak disinggahi. Oleh sebab itu, kapasitas dan kualitas sarana prasarana butuh peningkatan. Apalagi lokasi berada di tepi jalan utama dengan pemandangan Danau Maninjau yang indah, mudahkan situs cagar budaya ini disinggahi,” terangnya.
Untuk itu lanjutnya, pembenahan masjid tertua ini butuh donatur dan dermawan. Apalagi waktu sudah dekat memasuki bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah hingga Idul Fitri 1445 Hijriah ini. Akan banyak perantau yang akan pulang ke kampung halaman, melepas rindu di setelah beragam pengalaman di daerah rantau.

“Pembangunan telah bermulai Agustus 2023 lalu. Dan pembangunan sudah mencapai 65 persen untuk penyelesaiannya. Kebutuhan biaya pembangunan mencapai empat ratus lima puluh ribu juta rupiah. Dan telah menghabiskan dana lebih kurang dua ratus juta rupiah. Masih membutuhkan dana sekitar dua ratus lima puluh juta rupiah,” ungkap Z. Datuak Putiah.
Gambar atau desain pembangunan tempat wudhuk dan Perpustakaan Remaja Masjid ini bantuan seorang konstruktor tokoh masyarakat, Apriwandi Arlius, S.T, M.T dan Arsitektur Rizki Chandra, S.Ars, sedangkan Kepala Tukang pembangunan bantuan Syofian.

“Kami mengucapkan kepada seluruh masyarakat, perantau yang telah berpartisipasi aktif terkait percepatan pembangunan tempat wudhuk, perpustakaan dan toilet laki-laki Masjid Ummil Qura. Dan kami masih sangat mengharapkan bantuan dan dukungan semua donatur dan dermawan untuk menuntaskan sarana prasarana rumah ibadah kita ini,” tutupnya. (rud)
















