Malnutrisi Masih Membelenggu Anak-anak Gaza

Penulis -

Selasa, 5 November 2019 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaza, Prokabar — Makanan di Gaza menjadi salah satu yang istimewa untuk pengungsi Palestina. Salah seorang pengungsi, Yara Musa Abu Husain menunjukan foto ayahnya yang syahid ketika bertugas dalam aksi Great Return March. Yara berserta sejumlah anak yatim lainnya menjadi penerima manfaat Dapur Umum Indonesia.

Kemiskinan dan kelangkaan bahan makanan masih menjadi salah satu faktor utama keluarga di Gaza tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi, bahkan, krisis pangan menjadi ancaman perlahan bagi keluarga-keluarga di Gaza, terutama anak-anak.

Berkat kebaikan para dermawan, Dapur Umum Indonesia konsisten membagikan makanan siap santap bergizi tinggi bagi penduduk Gaza. Pendistribusian pangan yang telah berlangsung ini menyasar anak yatim, ibu tunggal, dan difabel.

Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – Aksi Cepat Tanggao (ACT) menjelaskan, makanan siap santap periode ini diperuntukan bagi 2.500 penerima manfaat.

“Mereka adalah masyarakat prasejahtera, keluarga yang anggota keluarganya dipenjara oleh militer Israel dan itu bisa jadi tulang punggung keluarga. Makanan siap santap juga dibagikan kepada anggota keluarga yang kehilangan anggotanya ketika aksi Great Return March, jemaah masjid, dan anak-anak yatim,” jelas Faradiba melalui siaran pers, Selasa (5/11).

Hadirnya bantuan makanan siap santap ini menjadi pengganti kehadiran saudara-saudara di Indonesia. Berkerjasama dengan Kitabisa, kehadiran Dapur Umum Indonesia sebagai bentuk respons terhadap fakta buruknya ketahanan pangan bagi masyarakar Gaza.

“Ambruknya ekonomi menyebabkan sebagian besar penduduk Gaza tidak memiliki lapangan pekerjaan. Keluarga-keluarga tidak mampu memenuhi gizi anak-anak mereka. Kita berikhtiar untuk mendukung keseimbangan gizi anak-anak Gaza dan menjaga mereka dari hambatan pertumbuhan,” lanjut Faradiba. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang
Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!
Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall
Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran
New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur
Fakta Gempa Dahsyat Turki dan Suriah: Ribuan tewas, dan Sudah Diperingatkan Peneliti Belanda
Ini tragedi Kemanusiaan, Duka di Kanjuruhan adalah Duka Dunia
Banjir di Korea Selatan, Begini Nasib Para WNI

Berita Terkait

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:26 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:27 WIB

Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!

Sabtu, 19 April 2025 - 20:56 WIB

Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:43 WIB

Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran

Minggu, 12 Februari 2023 - 18:04 WIB

New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB