Trending | News | Daerah | Covid-19

Politik

KPU Padang Temukan Dua Kasus Bacaleg Ganda

Dibaca : 385

Padang, Prokabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menemukan dua kasus bakal calon legislatif (Bacaleg) Ganda untuk DPRD Kota Padang. Kegandaan bacaleg baik partai politik maupun daerah pemilihan (dapil) itu bisa mengancam keikutsertaan parpol pada suatu dapil.

“Untuk sementara ini, KPU Padang menemukan dua kasus bacaleg kedapatan mendaftar pada lebih dari satu partai berbeda. Ini terdeteksi berkat Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Setelah kami masukkan masing-masing identitas calon, langsung terungkap seluruh data yang bersangkutan terkait pencalonan Pileg 2019,” kata Koordinator Divisi Teknis KPU Padang Chandra Eka Putra, Senin (30/7).

Dengan ada kegandaan baik di parpol maupun dapil, KPU anggap bacaleg itu belum memenuhi syarat (BMS). Ini tetcantum dalam PKPU No 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan. “KPU sudah melakukan klarifikasi kepada parpol dan juga pada bacaleg bersangkutan. Namun kami belum mendapat informasi akan diapakan bacaleg tersebut. Apakah akan diganti atau bagaimananya. Parpol masih belum menginfo ke KPU,” terangnya.

Ditambahkan Chandra, parpol diberi kesempatan untuk mengganti bacaleg terdeteksi ganda itu sampai 31 Juli ini. Dan menyangkut permasalahan bacaleg perempuan yang ganda bisa dilakukan penggantian di massa DCS.

Bacaleg yang terdeteksi ganda itu yakni bacaleg atas nama Lola Silvia Maya Sari yang terdaftar di Partai Berkarya Dapil Padang 1 (Koto Tangah) nomkr urut 4. Dia juga terdaftar di Partai Hanura dapil sama dengan nomor urut 9.

Satu lagi bacaleg dengan nama Agusnaidi terdaftar di Perindo Dapil Padang 3 (Lubeg, Luki, Bungus Teluk Kabung) nomor urut 10. Namanya juga ada di Partai Garuda dapil sama nomor urut 10.

Chandra mengatakan jika parpol tidak menyampaikan klarifikasi kepada KPU, risikonya calon tersebut akan dicoret dari kedua dapil.

“Konsekuensinya bisa berakibat pada keterwakilan perempuan di dapil tersebut bisa gugur satu dapil. Sementara bagi caleg laki-laki, bisa caleg itu saja yang gugur,” pungkas Chandra.(mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top