Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Kuliner

Kopi Kawa Apa Pula Itu


Batusangkar, Prokabar – Tanah Datar memperkenalkan iven baru di Taman Budaya Padang. Tamu disuguhi kawa.
Apa pula itu? Daun kopi tua yang disangai sampai berderuk seperti kerupuk. Direbus. Lalu diseduh dan diminum pakai gula, susu atau tak ditambah apapun.

Minuman ini sudah berusia lebih 100 tahun. Berawal dari Taman Paksa zaman Belanda. Rakyat disuruh menanam kopi. Rakyat hanya boleh memetik daunnya. Kopinya diambil Belanda.
Dalam 10 tahun belakangan kawa menjadi kuliner yang laris manis. (nrs)

Berani Komen Itu Baik

Baca Juga :  Innova Terjun Jurang, Dua Tewas, 9 Kritis

To Top