Maninjau, Prokabar – Setelah sukses kembangkan Budidaya Jamur Tiram hingga produksi turunannya (kerupuk, keripik dan gorengan Jamur Tiram), produksi sabun cuci piring dan pupuk organik cair, SMAN 1 Tanjung Raya kembali melakukan terobosan. Mengembangkan kerajinan Membatik Baju kepada guru dan pelajar.
Kegiatan dengan dukungan CSR atau Program TJSL PT. PLN Persero itu dimanfaatkan dengan maksimal berupa kewirausahaan dan pelestarian lingkungan. Menghadirkan narasumber profesional atau pelatik membatik pada Kamis, (12/5) lalu.
Kepala SMAN 1 Tanjuang Raya, Zulkifli mengatakan, selaku kepala sekolah yang baru saja dilantik Desember 2021 lalu harus memiliki inovasi terobosan terbaru. Sesuai tugas dan fungsi berdasarkan pasal 15 Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018, Kepala Sekolah memiliki sejumlah tugas pokok utama. Yakni Pengembangan Kewirausahaan, Manajerial dan Pencapaian Kompetisi melalui Workshop.
“Kali ini kita mengembangkan kerajinan dan keterampilan membatik pada siswa. Karena peluang usaha ini cukup menjanjikan,” ungkapnya.
Sebanyak 20 siswa beserta guru mengikuti kegiatan ini. Dan pelatihan yang berlangsung sejak Kamis (12/5) dan berakhir pada Sabtu (14/5) ini sangat antusias mengikuti semua siswa-siswi dan guru.
“Kita berharap hasil produksi ini dapat dimanfaatkan pemerintah daerah beserta pengusaha lainnya. Mendukung sektor pariwisata yang sedang digiat-giatkan Pemerintah Kabupaten Agam saat ini. Dan dapat menambah pemasukan pelajar, guru dan sekolah kedepannya,” tutupnya. (rud)
















