Keren, Kolaborasi Empat Kampus Ciptakan Alat Scanner Kanker Servik

Penulis -

Sabtu, 22 Juni 2019 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Prokabar — Empat universitas, yakni Universitas Airlangga (Uniar), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi merancang alat scanner kanker servik.

Dalam mengerjakan alat ini, Dosen Uniar, Dr Riries RST MT bersama tim (Winarno SSi, MT Osmalina Nur Rahma ST MSi) tim UGM, ITB, dan IPB melakukan penelitian yang menghasilkan alat berupa hardware dan software scanner kanker servik.

“Tidak hanya untuk membantu mendeteksi pasien, tapi juga untuk alat pembelajaran dokter muda,” ungkap Dr Riries.

Alat ini menurut Dr Riries, dilengkapi mikroskop portable, namun di-improve lebih spesifik untuk kanker servik. Penelitian yang memanfaatkan engineering dan image processing itu, akan menampilkan hasil akhir keseluruhan gambar dengan dapat menampilkan secara detail saat diperbesar.

Adapun penelitian tersebut, tidak hanya sebagai scanning dan identifikasi, tapi juga sebagai data repository. Data repository bisa sebagai digital record riwayat kesehatan pasien dan bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pasien.”Nanti juga bisa data repository, selama ini data preparat disimpan saja nanti berjamur sewaktu-waktu data tersebut diminta dinas kesehatan.

Penelitian yang masih berjalan tersebut, menurut bu Riries selaku ketua tim mengharapkan dapat bermanfaat. Terutama pada faskes kesehatan yang rendah untuk bisa mengakses. Dengan itu, faskes rendah seperti puskesmas dapat mengonsultasikannya dengan dokter yang di pusat dengan konsep Internet Of Thinking.

”Faskes-faskes rendah bisa mengakses. Nanti dikirim ke dokter yang di pusat, nanti bisa melalui telepon atau internet,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Kanker Servik merupakan penyakit yang banyak penderitanya. Beberapa tahun terakhir penyakit itu menjadi yang sangat diperhatikan. Pemerintah melalui beberapa iklan layanan masyarakat menganjurkan untuk rajin melakukan tes pap smear pada semua perempuan Indonesia.

Sebagai informasi, Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) adalah program dikti yang bertujuan mendorong para dosen di seluruh Indonesia melakukan publikasi demi mencapai World Class University. Penelitian tersebut merupakan gelombang pertama yang diikuti dari empat universitas yakni, UNAIR, ITB, IPB dan UGM. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB