Trending | News | Daerah | Covid-19

Pendidikan

Keren, Kini Unand Memiliki Air Siap Minum

Dibaca : 137

Padang, Prokabar — Universitas Andalas memiliki air siap minum yang steril, tidak perlu dimasak dan sudah tersedia 30 dispenser yang tersebar di beberapa titik dilingkungan kampus.

Rektor Universitas Andalas Prof. Tafdil Husni, mengatakan serah terima Penggunaan Air Siap Minum (PSAM) dari Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat.

Disampaikannya air siap minum ini dapat mencukupi kebutuhan kampus secara keseluruhan mulai dari Rumah Sakit, Asrama Mahasiswa, Pusat Kegiatan Mahasiswa hingga Fakultas dan Rektorat.

“Tiap fakultas memiliki dua dispenser, saat ini baru 30 unit dan kedepan akan ditambah karena rencana awal sebanyak 60 unit,” ungkapnya, dilansir Jumat (9/8).

Dijelaskannya latar belakang bantuan tersebut didapatkan berawal pada tahun 2016 saat pihak kampus mempresentasikan dihadapan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga merupakan Dewan Penyantun.

Selain itu, ia juga menyampaikan investasi sistem penyedia air bersih (Intake) lama tidak mencukupi hanya bisa menghasilkan 15 liter/detik sehingga saat pengguna air secara bersamaan di kampus terjadi gangguan.

“Kemudian juga mahasiswa banyak yang pindah ke kampus, tentu penggunaan air semakin bertambah, maka disampaikan ke Wapres dan pada akhirnya  Universitas Andalas dapat bantuan air siap minum dan air baku serta PLTMH dari Kemen ESDM,” terangnya.

Ia juga mengatakan kedepan akan dilakukan pemeliharaan air siap minum oleh pihak kampus dan diharapkan semua pihak bisa menjaga serta merawatnya.

Sementara itu, Sherly Purnamasari, MT mewakili Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat mengatakan Sistem Pengolahan Air Minum Universitas Andalas merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka untuk pencapaian Universal Access 100% air minum.

“Prioritas kegiatan ini dilatarbelakangi karena meningkatnya kebutuhan air bersih dan air siap minum di lingkungan kampus,” ujarnya.

Dikatakannya berdasarkan identifikasi kebutuhan air bersih di Universitas Andalas dibutuhkan kapasistas air bersih 100 liter/detik.

“Sedangkan saat ini total kapasitas unit produksi baru mencapai 60 liter/detik untuk itu dilaksanakan pembangunan SPAM baru dengan IPA kapasitas 40 liter/detik,” sambungnya.

SPAM terbangun ini diharapkannya dapat melayani kawasan kampusUniversitas Andalas, Rumah Sakit dan asrama mahasiswa serta masyarakat disekitar kampus.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan dalam kegiatan ini juga dibangun pengolahan air siap minum sebesar 2,5 l/detik dengan teknologi membrane ultrafiltrasi otomatis dan digital untuk memudahkan pengoperasiannya.

Disampaikannya kegiatan ini menelan anggaran sebesar 16.6 M merupakan kegiatan keterpaduan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) 5 Dirjen Sumber Daya Air.

Adapun penyiapan air baku dikatakannya dilaksanakan oleh pihak BWSS 5 dan diolah untuk dapat didistribusikan bagi warga kampus Universitas Andalas.

Kedepannya diharapkan pihak kampus dapat menjaga dan memilihara sarana prasarana, selain itu juga dapat dijadikan sarana pembelajaran.

“KemePUPR melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat siap mendukung program-program pembangunan untuk pengembangan  Universitas Andalas kedepan,” ungkapnya. (rel/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top