Artikel

Kenali 6 Langkah Atasi Depresi si Kecil

Jakarta, Prokabar – Jika si kecil benar mengalami depresi, maka cara untuk mengatasinya akan serupa dengan cara mengatasi depresi pada orang dewasa. Dimana selain juga dilakukan pendekatan terhadap keluarga dan orang-orang sekelilingnya, juga bisa melakukan psikoterapi (konseling) dan pengobatan sesuai dengan tingkat depresi pada anak.

 

Berikut 6 Langkah Atasi Depresi si Kecil:

1.Melakukan pendekatan dan berikan kasih sayang.

Luangkan waktu berdua, puji perilaku anak Anda. Dengan melihat kelebihan dan kelemahannya dapat membangun ikatan antar orangtua dan anak. Dalam keadaan yang kritis ini, anak sangat membutuhkan dukungan emosional dalam bentuk sentuhan dan juga dalam bentuk pelukan.

 

2.Meningkatkan pola hidup sehat

Makan yang sehat, tidur yang cukup, olahraga teratur, dan hubungan yang positif dengan orang lain baik di rumah maupun sekolah merupakan dasar dari kesehatan mental yang baik

Batasi waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, gadget, atau bermain video game. Paculah anak untuk melakukan aktivitas fisik untuk membantu mengembangkan hubungan positif dengan orang lain.

 

3.Sediakan rasa nyaman dan aman

Bicaralah dengan anak Anda mengenai perasaannya dan hal-hal apa yang terjadi di rumah dan di sekolah yang tidak membuatnya nyaman.

Bicara dengan anak Anda mengenai bullying. Karena menjadi korban bullying adalah salah satu penyebab utama masalah mental pada anak.

Jika anak sudah mau mulai menceritakan perasaan dan masalah yang dialaminya, hal ini berarti ada suatu sinyal yang baik. Dimana ia sudah ada keinginan yang muncul di dalam hatinya untuk bisa mengatasi masalah yang dialaminya

 

4.Edukasi lingkungan sekitar

Bicarakan dengan  anak dan keluarga mengenai depresi untuk meningkatkan pemahaman. Seperti cara-cara untuk mengendalikan diri, atau bagaimana melihat masalah dari sudut pandang yang lebih positif.

Jika anak sudah bisa menerima kenyataan yang dialaminya, maka selanjutnya anak harus diajak untuk membantu mengembangkan aktivitas lain, baik itu kegiatan fisik ataupun kegiatan kreatif bersama keluarga atau lingkungannya.

Fokus pada hal-hal positif yang dimiliki anak sangat penting sekali dalam mencegah anak kembali merasakan depresi

 

5.Konsultasikan dengan dokter

Jika tekanan depresi Anak semakin tinggi, Dokter mungkin akan merekomendasikan psikoterapi (konseling yang membantu orang-orang dengan masalah emosi dan perilaku), terapis anak Anda, serta tim respons krisis kesehatan mental setempat atau pun memberikan obat-obatan untuk mengatasi depresi.

Dokter akan memeriksa depresi anak Anda dari umur 11 hingga 21, karena tingkat bunuh diri yang tinggi pada masa remaja. Ingat, pemikiran bunuh diri pada anak merupakan keadaan darurat yang harus Anda segera konsultasikan dengan dokter.

 

6.Buat rancangan keamanan

Ikuti dengan teratur rancangan perawatan anak Anda. Pastikan anak Anda mengikuti terapi dan juga mengonsumsi obat yang diresepkan. Pengobatan dapat berhasil, namun mungkin membutuhkanwaktu beberapa waktu. Karena anak yang depresi  tidak segera mengenali perubahan suasana hatinya.

Perhatikan faktor resiko untuk bunuh diri. Hindari dan penyalahgunaan obat-obatan, hindari Anak berbicara tentang bunuh diri secara langsung atau pun lewat curahan hati di media sosial tentang kematian. (rsk)

 

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top