Kementerian PPN/Bappenas Dorong Pemerintah Indonesia Terapkan Sistem Ekonomi Sirkular

Penulis -

Senin, 24 Februari 2020 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) atau Program Pembangunan PBB yang didukung oleh Pemerintah Denmark, meluncurkan gagasan baru tentang untuk mendukung pengembangan Ekonomi Sirkular di Indonesia.

Pemerintah Denmark, program ekonomi sirkular telah diterapkan di Negara tersebut. Melalui inisiatif ini, Indonesia ditawarkan untuk mengadopsi program ekonomi sirkular. Nantinya, Indonesia akan menjadi Negara Asia Tenggara pertama yang menggunakan ekonomi sirkular untuk meningkatkan daya saing dan investasi sektor swasta.

Program ekonomi sirkular ini diperkenalkan oleh Pemerintah Denmark yang diwakili oleh Menteri Lingkungan Lea Wermelin saat menghadiri peluncuran di depan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di Hotel Mandarin, Jakarta, Senin (24/2).

“Model ekonomi sirkular adalah kunci untuk mencapai nol polusi dan lingkungan yang bebas limbah beracun. Pemerintah Indonesia dengan senang hati menyambut inisiatif yang sangat dibutuhkan ini yang akan memudahkan transisi dari ekonomi berbasis Sumber Daya Alam,” kata Menteri Suharso dalam siaran persnya.

Untuk kedepannya, pengadopsian sistim ekonomi sirkular di Indonesia akan berguna memfasilitasi kemitraan yang erat antara sektor publik dan swasta. Pengadopsian ekonomi sirkular di Indonesia juga akan mempercepat kemajuan Indonesia menuju tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

Menteri Lingkungan Denmark Lea Wermelin menilai, jika Indonesia mengadopsi sistem ekonomi sirkular, maka Indonesia akan memainkan peranan penting bukan hanya di kawasan Asia atau Asia Tenggara, namun bisa di seluruh dunia.

“Transisi ke ekonomi sirkular adalah langkah penting menuju pembangunan yang berkelanjutan. Penting tidak hanya bagi Indonesia, namun juga penting bagi semua Negara di dunia,” ujar Menteri Lea Wermelin.

“Kita juga harus mengambil langkah lebih cepat untuk mengurangi konsumsi sumber daya alam dan berpikir lebih cerdas dengan sumber daya yang telah digunakan,” tambah Menteri Lea.

Resident Representative UNDP di Indonesia Christophe Bahuet menjelaskan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan apabila Indonesia beralih ke ekonomi sirkular. Menurut Bahuet, Indonesia akan menciptakan peluang bisnis baru serta menciptakan jenis pekerjaan baru untuk angkatan kerjanya bila telah menggunakan ekonomi sirkular. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang
Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!
Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall
Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran
New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur
Fakta Gempa Dahsyat Turki dan Suriah: Ribuan tewas, dan Sudah Diperingatkan Peneliti Belanda
Ini tragedi Kemanusiaan, Duka di Kanjuruhan adalah Duka Dunia
Banjir di Korea Selatan, Begini Nasib Para WNI

Berita Terkait

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:26 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:27 WIB

Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!

Sabtu, 19 April 2025 - 20:56 WIB

Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:43 WIB

Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran

Minggu, 12 Februari 2023 - 18:04 WIB

New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB